detikcom
Jumat, 11/11/2011 08:04 WIB

Siswa SMA Pangudi Luhur Ditusuk

40 Saksi Diperiksa, Tak Satu Pun Kenali Pelaku

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Sedikitnya 40 saksi telah diperiksa terkait penusukan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Wiyasa Benjamin (17) di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan. Namun, dari 40 saksi itu, tidak ada satu pun yang mengenali wajah pelaku.

"Ada 40 saksi yang sudah kita periksa. Tapi sejauh ini belum ada yang bisa mengidentifikasi pelaku," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto saat dihubungi detikcom, Jumat (11/11/2011).

Imam mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menemukan titik terang terkait kejadian itu. Lokasi yang remang-remang membuat kejadian itu luput dari perhatian pengunjung lainnya.

"Pengunjung ada sekitar 200 orangan, kondisinya ramai dan remang-remang tapi tidak ada yang mengetahui," kata dia.

Imam melanjutkan, hingga kini pihaknya masih terus berupaya mengumpulkan informasi dan keterangan saksi-saksi. Penyidik masih berupaya untuk mengumpulkan keterangan dari para pengunjung saat itu.

"Kita sedang coba tanyai pengunjung saat itu," kata dia.

Seperti diketahui, Raafi tewas setelah tertusuk di perutnya saat menghadiri pesta ulang tahun salah satu temannya di Shy Rooftop, Kemang, Jaksel pada Sabtu (5/11) lalu. Sebelum ditusuk, Raafi sempat terlibat keributan dengan para pelaku.

Dalam kejadian itu, ternyata bukan hanya Raafi yang terluka. Teman Raafi, G yang juga siswa SMA Pangudi Luhur turut terluka akibat terkena pisau pelaku.





Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/her)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%