Detik.com News
Detik.com
Kamis, 10/11/2011 15:53 WIB

Ini Dia Urut-urutan Prosesi Pernikahan Ibas-Aliya

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ini Dia Urut-urutan Prosesi Pernikahan Ibas-Aliya
Jakarta - Putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono akan melepas masa lajangnya dengan menikahi putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Siti Ruby Aliya Rajasa. Ini dia urut-urutan prosesi pernikahan Ibas-Aliya.

"Soal pernikahan akan saya sampaikan. Ada tiga hal utama yang penting dalam proses dari acara pernikahan sampai resepsi," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha usai rapat terbatas tentang alutsista di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2011).

Berikut urutan acara yang dijelaskan oleh Julian:

Selasa, 22 November 2011

Pukul 10.00 WIB

Pengajian di kediaman kedua calon pengantin, yaitu di rumah SBY di Puri Cikeas dan di rumah Hatta Rajasa, Executive Golf, Jalan Fatmawati, Jaksel. Setelah pengajian, dilanjutkan pemasangan bleketepe (anyaman daun kelapa di gerbang pintu masuk-red), yang dilanjutkan dengan acara siraman.

Pukul 19.00 WIB-21.00 WIBNext

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/fay)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%