Detik.com News
Detik.com
Kamis, 10/11/2011 15:53 WIB

Ini Dia Urut-urutan Prosesi Pernikahan Ibas-Aliya

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ini Dia Urut-urutan Prosesi Pernikahan Ibas-Aliya
Jakarta - Putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono akan melepas masa lajangnya dengan menikahi putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Siti Ruby Aliya Rajasa. Ini dia urut-urutan prosesi pernikahan Ibas-Aliya.

"Soal pernikahan akan saya sampaikan. Ada tiga hal utama yang penting dalam proses dari acara pernikahan sampai resepsi," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha usai rapat terbatas tentang alutsista di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2011).

Berikut urutan acara yang dijelaskan oleh Julian:

Selasa, 22 November 2011

Pukul 10.00 WIB

Pengajian di kediaman kedua calon pengantin, yaitu di rumah SBY di Puri Cikeas dan di rumah Hatta Rajasa, Executive Golf, Jalan Fatmawati, Jaksel. Setelah pengajian, dilanjutkan pemasangan bleketepe (anyaman daun kelapa di gerbang pintu masuk-red), yang dilanjutkan dengan acara siraman.

Pukul 19.00 WIB-21.00 WIBNext

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/fay)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%