Siswa SMA Pangudi Luhur Ditusuk
Polisi Seharusnya Bisa Ungkap Penusuk Raafi dari Keterangan Saksi
Kamis, 10/11/2011 08:05 WIB
Jakarta
Pihak kepolisian sampai saat ini belum dapat mengungkapkan pelaku pembunuh siswa SMA Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin dan malah terjebak dalam pemberian keterangan yang tidak kompak. Padahal dengan jumlah saksi yang ada, polisi seharusnya dapat dengan cepat mengungkap siapa pelaku.
"Suasana ketika penusukan memang gelap, akan tetapi dari informasi yang ada itu kan korban sempat joget dan bersenggolan. Polisi seharusnya melacak dari sana," tutur pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar kepada detikcom, Kamis (10/11/2011).
Bambang yang merupakan pensiunan polisi ini mengatakan, Polri seharusnya dapat melacak dari kelompok-kelompok yang ada di 'lantai dansa' pada saat itu. Begitu juga ketika terjadi senggolan.
"Siapa saja yang bersenggolan kan bisa dilacak," tutur Bambang.
Kasus ini memang tengah disorot karena sejumlah kejanggalan yang menyertainya. Awalnya, kasus ini seakan cukup mudah dipecahkan oleh polisi. Meski tempat kejadian perkara alias TKP sudah dibersihkan sebelum polisi datang, penyidik tetap bisa menemukan petunjuk.
Titik terang soal pembunuh Raafi pertama kali diberikan oleh Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Irawan pada 6 November lalu. Budi mengatakan, si penusuk kira-kira berusia 22 tahun.
Selang dua hari kemudian, jejak si pelaku semakin terendus. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto menyebutkan, ada saksi yang merupakan teman korban, dan mengetahui kejadian tersebut.
Namun di saat yang bersamaan, Polda Metro Jaya mengatakan, kasus yang menewaskan pemuda 17 tahun itu masih gelap. "Sampai sekarang dari 24 orang diperiksa, ini belum bisa beri keterangan siapa pelakunya," kata Baharuddin Djafar.
Namun entah kenapa, seluruh pernyataan dan informasi yang diberikan oleh dua pejabat Polres Jakarta Selatan itu kembali mentah pada Rabu (9/11/2011). Entah alasan apa, Imam tiba-tiba membantah semua pernyataanya.
(fjp/feb)
"Suasana ketika penusukan memang gelap, akan tetapi dari informasi yang ada itu kan korban sempat joget dan bersenggolan. Polisi seharusnya melacak dari sana," tutur pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar kepada detikcom, Kamis (10/11/2011).
Bambang yang merupakan pensiunan polisi ini mengatakan, Polri seharusnya dapat melacak dari kelompok-kelompok yang ada di 'lantai dansa' pada saat itu. Begitu juga ketika terjadi senggolan.
"Siapa saja yang bersenggolan kan bisa dilacak," tutur Bambang.
Kasus ini memang tengah disorot karena sejumlah kejanggalan yang menyertainya. Awalnya, kasus ini seakan cukup mudah dipecahkan oleh polisi. Meski tempat kejadian perkara alias TKP sudah dibersihkan sebelum polisi datang, penyidik tetap bisa menemukan petunjuk.
Titik terang soal pembunuh Raafi pertama kali diberikan oleh Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Irawan pada 6 November lalu. Budi mengatakan, si penusuk kira-kira berusia 22 tahun.
Selang dua hari kemudian, jejak si pelaku semakin terendus. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto menyebutkan, ada saksi yang merupakan teman korban, dan mengetahui kejadian tersebut.
Namun di saat yang bersamaan, Polda Metro Jaya mengatakan, kasus yang menewaskan pemuda 17 tahun itu masih gelap. "Sampai sekarang dari 24 orang diperiksa, ini belum bisa beri keterangan siapa pelakunya," kata Baharuddin Djafar.
Namun entah kenapa, seluruh pernyataan dan informasi yang diberikan oleh dua pejabat Polres Jakarta Selatan itu kembali mentah pada Rabu (9/11/2011). Entah alasan apa, Imam tiba-tiba membantah semua pernyataanya.
(fjp/feb)
Baca Juga
- Siswa SMA Pangudi Luhur Ditusuk
Tak Kompak Soal Kasus Raafi, Polisi Ditekan Kelompok Pelaku? - Penusukan Siswa SMA di Kelab Malam
Manajemen Shy Rooftop Minta Maaf dan Siap Dukung Polisi - Xenia yang Nyemplung di Menteng Berpenumpang Pelaku Penusukan
- Montir Tewas Ditusuk Rekannya Sendiri
- Pelaku Penusukan Pelajar di Tebet Telah Diidentifikasi
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
