Rabu, 09/11/2011 18:23 WIB

Banjir di Denpasar Hanyutkan Seorang Warga

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Banjir yang melanda sebagian pemukiman di Denpasar, Bali, menelan korban. Seorang warga hanyut terseret arus dan belum berhasil ditemukan tim penyelamat.

Korban yang hanyut terseret arus adalah Aflin (29), warga Jl Nusa Kambangan, Denpasar, ketika melintasi jembatan di Jl Pulau Biak, Denpasar. Kawasan ini termasuk paling parah dilanda banjir.

"Korban terseret arus banjir akibat ada jembatan yang jebol," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Denpasar I Made Sudhana Satrigraha kepada wartawan, Rabu (9/11/2011).

Pencarian korban telah dilakukan tim penyelamat sejak banjir mulai melanda Denpasar, Selasa malam (8/11/2011). Pencarian juga dilakukan di sungai kawasan kolam pancing. Karena arus yang sangat kuat, maka petugas harus menutup pintu air.

"Korban masih terus dicari oleh tim," kata Sudhana.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%