detikcom
Rabu, 09/11/2011 12:23 WIB

Semua Anggota BPUPKI & PPKI Harus Diberi Gelar Pahlawan

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Pemerintah baru saja memberikan gelar pahlawan nasional kepada 7 tokoh nasional. Namun hingga kini, anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), belum semua diberikan gelar yang sama.

"Harusnya seluruh anggota BPUPKI dan PPKI otomatis diberi gelar pahlawan," kata mantan Wakil Ketua MPR, AM Fatwa, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (9/11/2011).

Menurut Fatwa, BPUPKI dan PPKI adalah cikal bakal berdirinya Republik Indonesia.
Dia mengatakan, 63 orang anggota BPUPKI dan 21 orang anggota PPKI juga merepresentasikan semua daerah, golongan dan aliran yang ada di Indonesia.

"Mereka semua founding fathers. Jadi bukan Soekarno-Hatta saja yang founding fathers," ujar Fatwa yang dididik langsung oleh para tokoh pergerakan nasional ini.

Fatwa mengakui sebagian anggota BPUPKI dan PPKI sudah ada yang dianugerahkan gelar pahlawan nasional. Namun, katanya, pemerintah harus memberikan kepada semua anggota dua badan yang didirikan menjelang kemerdekaan RI itu.

"Tentu bagi anggota yang pindah kewarganegaraan tidak perlu diberikan," ujarnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(lrn/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
MustRead close