Rabu, 02/11/2011 11:46 WIB

Usai Bom Bali Meledak, Ternyata Umar Patek Berkeliaran di Jakarta

Mega Putra Ratya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Tersangka kasus bom Bali I Umar Patek sempat berkeliaran di Jakarta usai ledakan bom Bali pada Oktober 2002 lalu. Dalam rekonstruksi yang digelar Mabes Polri di sejumlah titik, pria yang ditangkap di Pakistan itu bahkan sempat latihan menembak di Lebak.

Seperti disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman dalam siaran pers, Rabu (2/11/2011), Umar Patek sempat berkeliling ke sejumlah lokasi. Mulai dari Pandeglang, Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.

Nama Umar Patek telah ditetapkan sebagai tersangka kasus bom Bali tidak lama setelah bom Bali meledak. Dia pun kemudian masuk dalam jajaran daftar pencarian orang alias buron. Namun, dia ternyata pintar bersembunyi, sampai akhirnya baru pada 2011 dia ditangkap di Pakistan.

Berikut lokasi-lokasi yang disinggahi Umar Patek yang akan dilakukan rekonstruksi oleh Densus 88 siang ini.

1. Pandeglang, lokasi Rumah Sapta d/a Jl. Raya Labuan Km 08 Bojong Canat, Kec Cikedal, Kab Pandeglang (depan Puskesmas/SD Cipicung 2).

2. Lebak, lokasi latihan menembak di pantai, ada tebing batu dan daerah batubara Desa Panyaungan, Kec Cihara, Kab Lebak.

3. Condet, rumah Muksin Jl. Surilang no. 29 Kel Kampung Gedong Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim), rute Jl Raya tengah Komplek Kuwera sebelah kav 11 no. 27 pas pintu darurat keluar komplek.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%