detikcom
Selasa, 01/11/2011 09:52 WIB

Tentara AS Dipenjara 10 Tahun Atas Pemerkosaan Gadis Korea

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Seoul - Seorang tentara Amerika Serikat (AS) dijatuhi hukuman penjara 10 tahun atas pemerkosaan seorang gadis lokal di Korea Selatan (Korsel). Vonis tersebut dijatuhkan oleh pengadian Korsel hari ini.

Kantor berita Korsel, Yonhap seperti dilansir AFP, Selasa (1/11/2011) memberitakan, tentara AS tersebut dihukum penjara atas pemerkosaan seorang gadis berumur 18 tahun di Dongducheon, tempat beradanya pangkalan Divisi Infanteri Kedua AS dan dekat dengan perbatasan Korea Utara (Korut). Dongducheon berjarak sekitar 40 kilometer sebelah utara Seoul.

Prajurit AS yang tidak disebutkan namanya itu memperkosa korban berulang kali pada 24 September lalu. Dalam kejadian itu, prajurit Angkatan Darat itu membobol masuk ke kediaman korban dan melakukan pemerkosaan beberapa kali setelah mengancam wanita muda itu dengan gunting. Sebelum melarikan diri, tentara AS itu juga membawa kabur uang korban sebanyak 5 ribu won.

Pada awal Oktober lalu, prajurit AS itu dinyatakan bersalah oleh pengadilan Korsel. Kasus ini telah menimbulkan kemarahan publik Korsel dan membuat malu pemerintah AS. Bahkan Asisten Menteri Luar Negeri (Menlu) AS untuk Bidang Asia Timur dan Pasifik Kurt Campbell, dalam kunjungannya ke Seoul bulan lalu, menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Korea atas pemerkosaan tersebut.

Militer AS juga meminta maaf dan menerapkan aturan jam malam selama sebulan terhadap pasukannya di Korsel. Kejahatan yang dilakukan tentara AS yang ditempatkan di Korsel merupakan masalah sensitif. Meski begitu banyak yang menganggap kehadiran pasukan AS di negeri Ginseng itu penting untuk menangkal serangan Korut. Sebanyak 28.500 tentara AS hingga saat ini terus ditempatkan di Korsel.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ita/vit)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%
MustRead close