detikcom
Senin, 31/10/2011 07:13 WIB

Demokrat: Peluang Prabowo Menangkan Pilpres 2014 Sangat Berat

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto akan berlaga dalam Pilpres 2014. Partai Demokrat melihat peluang Prabowo memenangkan Pilpres 2014 sangatlah berat.

"Peluang Prabowo? Saya kira berat banget lah. Apakah ada sesuatu keunggulan yang dimiliki Prabowo tapi tak ada pada orang lain? Nggak ada kan? Prestasi militernya juga nggak menonjol," ujar Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Senin (31/10/2011).

Menurutnya sosok Prabowo juga sudah tak lagi bersinar. "Bahkan sudah terlalu lama dingin. Saat dia masih panas aja atau belum terlalu lama dingin, yakni tahun 2004 dan 2009 aja publik nggak respon sama dia. Apalagi nanti 2014, dimana ia sudah terlalu lama pensiun dan tak pernah pegang posisi menteri atau job pemerintahan," tuturnya.

Posisi Gerindra juga dinilai Ramadhan tidak terlalu kuat. Sehingga makin memperberat langkah Prabowo menggapai angan menduduki kursi RI 1.

"Belum lagi posisi Gerindra yang tanggung. Kecuali yang lalu masuk dalam pemerintahan, peluangnya masih oke. Ngerti sendiri deh karakteristik publik luas yang lebih apresiasi pada mereka yang pejabat negara. Tengok saja posisi menteri, begitu anggun, mempesona, dan terhormat di mata publik luas,"tandasnya.

Partai Gerindra memastikan Prabowo Subianto akan berlaga dalam Pilpres 2014. Tren popularitas Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu dinilai terus naik.

"Kalau kita di Gerindra sudah dipastikan Pak Prabowo akan maju dalam pilpres 2014. Dan kita yakin sekali kalau Pak Prabowo maju maka akan menang," tutur Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada detikcom, Senin (31/10/2011).

Menurut Muzani, masyarakat kian mengenal Prabowo sebagai tokoh yang akan maju dalam pilpres 2014. Hasil sejumlah survey yang dilakukan oleh banyak lembaga survet juga tidak terlalu mengecewakan.

"Kalau kita melihat hampir semua tren survey sekarang ini yang dilansir ke publik kita memiliki beberapa kesimpulan. Kesimpulan pertama Pak Prabowo selalu ditempatkan dalam 3 besar, artinya tren menuju 2014 cukup baik dan diharapkan mengarah ke sana," tuturnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/feb)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%