detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 30/10/2011 15:14 WIB

PDIP: Jakarta Semrawut karena Foke Tak Dibantu Pemerintah Pusat

Fajar Pratama - detikNews
Warga miskin di Jakarta
Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta menilai kesemrawutan di Jakarta bukan kesalahan Fauzi Bowo semata. Jakarta semrawut karena Fauzi Bowo tak didukung oleh pemerintah pusat.

"Mengenai Fauzi Bowo, harus diingat bahwa mengenai kesemrawutan Jakarta bukan hanya kegagalan Gubernur dan Wagub semata. Tapi itu juga tanggung jawab pemerintah pusat," ujar Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Djarot Syaifullah Hidayat dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP DKI Jakarta, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (30/10/2011).

Menurut Djarot, kondisi ibukota merupakan cerminan kondisi negara. Karena itu, pemerintah pusat harus turun tangan menyelesaikan persoalan yang ada di Jakarta.

"Kesemrawutan DKI itu menunjukkan pola kesemrawutan di Indonesia," tutur Djarot.

"Kalau begitu kan orang luar ke sini, melihat ibukota menjadi menganggap ibukota sebagai cerminan negara Indonesia," tambah Djarot.

Isu Foke merapat ke PDIP memang santer terdengar akhir-akhir ini. Isu ini bukan tanpa alasan, sebab pada September lalu Foke terlihat menghadiri acara halal bi halal kader PDIP se-DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta. Saat itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempersilakan semua pihak menafsirkan sendiri makna kehadiran Foke di tempat itu.

"Ya itu boleh saja ditafsirkan. Bisa untuk halal bi halal boleh," ucap Megawati.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjr/gun)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%