Detik.com News
Detik.com
Minggu, 30/10/2011 15:14 WIB

PDIP: Jakarta Semrawut karena Foke Tak Dibantu Pemerintah Pusat

Fajar Pratama - detikNews
PDIP: Jakarta Semrawut karena Foke Tak Dibantu Pemerintah Pusat Warga miskin di Jakarta
Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta menilai kesemrawutan di Jakarta bukan kesalahan Fauzi Bowo semata. Jakarta semrawut karena Fauzi Bowo tak didukung oleh pemerintah pusat.

"Mengenai Fauzi Bowo, harus diingat bahwa mengenai kesemrawutan Jakarta bukan hanya kegagalan Gubernur dan Wagub semata. Tapi itu juga tanggung jawab pemerintah pusat," ujar Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Djarot Syaifullah Hidayat dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP DKI Jakarta, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (30/10/2011).

Menurut Djarot, kondisi ibukota merupakan cerminan kondisi negara. Karena itu, pemerintah pusat harus turun tangan menyelesaikan persoalan yang ada di Jakarta.

"Kesemrawutan DKI itu menunjukkan pola kesemrawutan di Indonesia," tutur Djarot.

"Kalau begitu kan orang luar ke sini, melihat ibukota menjadi menganggap ibukota sebagai cerminan negara Indonesia," tambah Djarot.

Isu Foke merapat ke PDIP memang santer terdengar akhir-akhir ini. Isu ini bukan tanpa alasan, sebab pada September lalu Foke terlihat menghadiri acara halal bi halal kader PDIP se-DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta. Saat itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempersilakan semua pihak menafsirkan sendiri makna kehadiran Foke di tempat itu.

"Ya itu boleh saja ditafsirkan. Bisa untuk halal bi halal boleh," ucap Megawati.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjr/gun)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%