detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 29/10/2011 09:01 WIB

Peru Diguncang Gempa 6,9 SR, Dua Gedung Runtuh

Restika Ayu Prasasty - detikNews
Lima - Gempa berkekuatan 6,9 SR mengguncang pantai Pasifik Peru pada Jumat (28/10/2011) waktu setempat. Akibatnya, dua gedung runtuh dan kepanikan melanda penduduk ibukota Lima serta beberapa kota lainnya.

Gempa terjadi sekitar pukul 18.54 GMT atau 01.54 WIB. Kerugian dan korban jiwa belum dapat dilaporkan.

Berdasarkan Survei Geologi AS, pusat kekuatan gempa berada 300 km di tenggara ibu kota Peru tersebut dengan kedalaman 35 km. AFP melansir (29/10/2011), ribuan orang dievakuasi dari gedung-gedung di kota Peru dan kota-kota lainnya.

Kantor pertahanan menyebutkan tiga orang luka ringan dan gedung yang runtuh terletak di kota Ica, berjarak 250 km di sebelah tenggara Lima. Kota Ica hanya berjarak 50 km dari pusat gempa. Gempa juga mengakibatkan terputusnya jaringan telepon.

Presiden Peru, Ollanta Humala, mengimbau warganya, terutama yang berada di kota Ica, untuk tetap tenang. "Kami mempunyai unit tentara yang akan memperbaiki segala sesuatu yang butuh untuk diperbaiki dengan segera," katanya di sela-sela pertemuan dengan para pemimpin regional di Paraguay.

Gempa tidak hanya dirasakan di Kota Ica dan Lima, tetapi juga di dataran tinggi Andes, "Di kota Cusco, Arequipa, dan Ayacucho, walaupun getaran yang dirasakan hanya sedikit," tutur Hernan Tavera, kepala Institut Geofisika Peru.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(lrn/lrn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close