detikcom
Jumat, 28/10/2011 14:22 WIB

Pemerintah dan DPR Deal, RUU BPJS Bisa Disahkan

Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Perdebatan alot antara Pemerintah dengan DPR akhirnya menemukan kata sepakat. DPR pada akhirnya mengikuti permintaan pemerintah agar BPJS II diberlakukan pada tahun 2016.

"Sudah sepakat semua bahwa untuk BPJS II dilakukan mulai 2016. DPR akhirnya mengikuti permintaan pemerintah," ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR bidang anggaran, Achsanul Qosasi kepada detikcom, Jumat (28/10/2011).

Menurut Achsanul kesepakatan tersebut terjadi setelah ada pertemuan lintas fraksi dengan pihak pemerintah. Pihak pemerintah dalam hal ini diwakili langsung oleh Menteri Keuangan Agus Martowardjojo.

"Ada memang ada pertemuan dengan Menkeu dengan lintas fraksi. Hasilnya kita sepakat BPJS II 2016," terangnya.

Dengan adanya kesepakatan ini pun diharapkan RUU BPJS segera bisa disahkan. Achsanul berharap apa yang sudah disepakati bersama itu bisa dilaksanakan.

"Mudah-mudahan tidak ada perubahan nanti di lapangan. Sehingga RUU BPJS bisa segera disahkan," imbuh politisi Demokrat ini.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(her/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
63%
Kontra
37%