Kamis, 27/10/2011 22:42 WIB

Tidak Konvensi, Ical Gunakan Strategi Catur Sukses Golkar

Febrina Ayu Scottiati - detikNews
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie akan mengggunakan beberapa starategi untuk Pilpres 2014. Salah satunya adalah catur sukses Partai Golkar.

"Strategi sudah benar yaitu catur sukses Partai Golkar. Kelihatannya kan pertama kali disurvei tuh 12 persen pada awal tahun ini. Sekarang sudah capai 18 persen. Nah itu diteruskan saja sehingga nanti mudah-mudahan grafiknya bisa capai 30 persen tahun depan dan kemudian kita harapkan capresnya juga capai angka 20 persen. Nah itu realistis," ujar Ical.

Hal itu disampaikannya dalam sela-sela Rapimnas golkar, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (27/10/2011) malam.

Ical pun mengaku optimis pada 2012 nanti seluruh DPD akan meresmikan dukungan kepadanya untuk maju sebagai Capres 2014. Optimis meski tak menggunakan konvensi.

"Tidak ada konvensi, karena konvensi itu adalah dipilih oleh pengurus partai. Kalau presiden itu dipilih oleh rakyat, karena itu, sesuai survei dari Partai Golkar maupun capres Golkar kedua-duanya grafik naik," ujarnya.

Saat ini yang menjadi perhatian, lanjut Ical, adalah menjaga agar elektabilitas Golkar naik. Diharapkan bisa mencapai hingga 25 persen lebih. Sementara elektabilitas capresnya menembus hingga 20 persen.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(feb/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%