Rabu, 26/10/2011 13:12 WIB

Pesawat CN 295 Diluncurkan di PT DI

Anwar Khumaini - detikNews
Halaman 1 dari 2
CN 295
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini menyaksikan peluncuran pesawat CN 295 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Peluncuran pesawat ini menurut Presiden merupakan tonggak baru kebangkitan industri penerbangan Tanah Air.

"Kiranya hari ini adalah awal tonggak baru kebangkitan PT DI menuju masa depan lebih baik dan sekaligus menandai revitalisasi industri pertahanan kita," kata Presiden saat memberikan sambutan di hadapan ratusan hadirin di hanggar CN 295, kompleks PT DI, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/10/2011).

Berbicara mengenai pertahanan, SBY kembali menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang cinta damai. Namun demikian, yang paling utama bagi Bangsa Indonesia adalah kedaulatan.

"Kalau berbicara masalah pertahanan, saya ingin tegaskan sekali lagi bahwa Bangsa Indonesia cinta damai tetapi lebih cinta kedaulatan dan keutuhan wilayah negaranya. Kita cinta damai tetapi NKRI harga mati," papar SBY.

SBY membenarkan bahwa setelah terjadi krisis moneter 13 tahun lalu jajaran industri pertahanan Indonesia mengalami permasalahan yang berat. Namun SBY bersyukur jajaran industri strategis nasional tidak kolaps meskipun persoalan dan tantangan yang dihadapi sangat berat.

"Tetapi saya tahu bahwa jajaran kempimpinan manajemen tentu dengan dorongan dan bantuan pemerintah telah bekerja sekuat tenaga ditambah dengan loyalitas atau kesetiaan para karyawan, sehingga PT DI pada khususnya dan jajaran industri strategis lainnya pada umumnya masih dapat bertahan," papar SBY.

"Oleh karena itu terimalah ucapan terima kasih dan penhargaan saya yang tulus kepada segenap pimpinan dan semua karyawan PT DI. Saya yakin mulai hari ini dan ke depan dengan kerja keras kita, kita akan dapat bangkit kembali," SBY menamhkan.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(anw/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%