Rabu, 26/10/2011 13:03 WIB

Pria Jatuh dari Gondola Menara Batavia Bernama Fahrudin

Rivki - detikNews
Jakarta - Seorang pria yang jatuh dari gondola Menara Batavia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diketahui bernama Fahrudin. Pria pembersih kaca itu, jatuh dari gondola karena tidak memasang tali pengaman.

"Informasi yang saya peroleh, pria itu bernama Fahrudin. Dia jatuh berdua dengan seorang lainnya yang berada di gondola. Yang tewas satu, jatuh karena tidak memasang sling. Itu bukan karena slingnya yang putus," kata Sugeng, karyawan di lantai 29 Menara Batavia, Rabu (26/10/2011).

Sebelumnya diberitakan tali gondola putus dan menyebabkan kecelakaan kerja. Tapi menurut Sugeng, tali gondola tidak putus saat peristiwa terjadi, melainkan pekerja yang tidak memasang tali pengaman.

"Anak-anak sering seperti itu (tidak memasang sling), makanya kemarin ada yang diskors. Bahkan mereka juga joget-joget di atas gondola," papar Sugeng.

Menurut dia, belum diketahui Fahrudin jatuh saat gondola berada di lantai berapa. Namun, tubuhnya tersangkut di balkon lantai 29. Dia tidak pasti kondisi jenazah Fahrudin. Saat ini Fahrudin sudah dibungkus kantong jenazah.

"Keterangan yang dia dapat, gondola dalam keadaan mau diparkir turun dari lantai 30 ke lantai 29, Tapi tidak pasang sling makanya terjatuh," ucap Sugeng.

Tim Identifikasi Polres Jakarta Pusat dan Dinas Pemakaman DKI sudah datang. Polisi belum mau berkomentar. Wartawan dilarang mendekati lokasi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vit/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close