detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 00:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 26/10/2011 13:02 WIB

Mantan Deputi Foke, Aurora Tambunan Meninggal Dunia

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Aurora Tambunan, mantan Deputi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meninggal dunia. Mantan None Jakarta itu menghembuskan nafas terakhir di Singapura.

"Iya, meninggal dunia di Singapura," kata Sarwo Handayani, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta kepada detikcom, Rabu (26/10/2011).

Sarwo merupakan salah satu rekan dekat Aurora saat sama-sama menjabat di Pemprov DKI Jakarta.

Namun Sarwo tidak bisa memberi penjelasan panjang lebar karena komunikasi detikcom dengannya terputus-putus. Sarwo juga belum menyebutkan apa penyebab perempuan yang akrab disapa Lola itu meninggal.

Sementara menurut Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman, Aurora Tambunan meninggal pukul 10.25 waktu Singapura. Aurora meninggal karena sakit. Namun Arie belum bisa memastikan apakah Aurora meninggal karena sakit anemia.


(ken/vit)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%