Detik.com News
Detik.com
Rabu, 26/10/2011 13:02 WIB

Mantan Deputi Foke, Aurora Tambunan Meninggal Dunia

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Aurora Tambunan, mantan Deputi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meninggal dunia. Mantan None Jakarta itu menghembuskan nafas terakhir di Singapura.

"Iya, meninggal dunia di Singapura," kata Sarwo Handayani, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta kepada detikcom, Rabu (26/10/2011).

Sarwo merupakan salah satu rekan dekat Aurora saat sama-sama menjabat di Pemprov DKI Jakarta.

Namun Sarwo tidak bisa memberi penjelasan panjang lebar karena komunikasi detikcom dengannya terputus-putus. Sarwo juga belum menyebutkan apa penyebab perempuan yang akrab disapa Lola itu meninggal.

Sementara menurut Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman, Aurora Tambunan meninggal pukul 10.25 waktu Singapura. Aurora meninggal karena sakit. Namun Arie belum bisa memastikan apakah Aurora meninggal karena sakit anemia.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ken/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%