detikcom
Kamis, 20/10/2011 20:41 WIB

Foto Mayat Khadafi Beredar Pasca Penembakan

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Sirte - Tak lama setelah dilaporkan tewas, foto mayat mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi beredar luas. Foto tersebut ditayangkan oleh sejumlah stasiun televisi.

Foto yang ditayangkan sejumlah televisi asing itu pun sama, yakni mayat Khadafi dengan wajah pucat dan berlumurah darah. Mata Khadafi juga nampak masih terbuka. Dalam foto itu nampak seseorang mencoba mengangkat mayat tersebut. Foto itu merupakan hasil jepretan display kamera video.

Pejabat militer Libya mengkonfirmasi bahwa gambar mayat lelaki yang tewas dan ditayangkan televisi Al Jazeera adalah benar Muammar Khadafi. Demikian diberitakan, Reuters, Kamis (20/10/2011).

Ditanya apakah foto itu merupakan Khadafi, Kolonel Mostafa Noah, anggota komite keamanan Dewan Transisi Nasional, mengatakan: "Ya, itu benar."



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lrn/lrn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%