Detik.com News
Detik.com

Kamis, 20/10/2011 20:41 WIB

Foto Mayat Khadafi Beredar Pasca Penembakan

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Foto Mayat Khadafi Beredar Pasca Penembakan
Sirte - Tak lama setelah dilaporkan tewas, foto mayat mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi beredar luas. Foto tersebut ditayangkan oleh sejumlah stasiun televisi.

Foto yang ditayangkan sejumlah televisi asing itu pun sama, yakni mayat Khadafi dengan wajah pucat dan berlumurah darah. Mata Khadafi juga nampak masih terbuka. Dalam foto itu nampak seseorang mencoba mengangkat mayat tersebut. Foto itu merupakan hasil jepretan display kamera video.

Pejabat militer Libya mengkonfirmasi bahwa gambar mayat lelaki yang tewas dan ditayangkan televisi Al Jazeera adalah benar Muammar Khadafi. Demikian diberitakan, Reuters, Kamis (20/10/2011).

Ditanya apakah foto itu merupakan Khadafi, Kolonel Mostafa Noah, anggota komite keamanan Dewan Transisi Nasional, mengatakan: "Ya, itu benar."



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lrn/lrn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%