Detik.com News
Detik.com
Kamis, 20/10/2011 14:53 WIB

Penyebab Kebakaran di Kelapa Gading Diduga dari Puntung Rokok

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Kakak beradik, Rijal (5) dan Inayah (3), terbakar di rumahnya di Gang Kepu, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kebakaran diduga akibat puntung rokok.

"Keduanya sudah menjadi gosong saat ditemukan di kamar depan," ujar Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Nuruddin Silalahi kepada wartawan Kamis (20/10/2011).

Menurut Nurruddin, kedua jenazah tersebut saat ini berada di RSCM. Sedangkan ayah kedua bocah naas tersebut, Iman, dirawat di RS Mediros, Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Penyebabnya diduga dari puntung rokok yang menyambar bensin," ujar Nuruddin.

Sementara itu, Annisa (25) adik dari Iman, mengakui bahwa saat kejadian berlangsung, istri Iman, Dede sedang berada di dapur sedang memasak. "Tahu-tahu drum bensin dan botolnya terbakar," jelasnya.

Annisa juga menyebutkan bahwa Iman dan Dede sempat mencoba memadamkan api dengan menggunakan air. "Api disiram pakai air. Api kemudian cepat membesar dan keduanya panik," kata Annisa.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/aan)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%