detikcom

Kamis, 20/10/2011 14:49 WIB

Pekerjakan Anak-anak, Jasa Penyalur TKI Digerebek Polisi

Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - Tempat penyaluran TKI di Jalan Jelambar Selatan XIV No 29 Jelambar Baru, Jakarta Barat digerebek polisi. Di dalam rumah lantai empat itu polisi menemukan 9 pekerja perempuan yang masih di bawah umur.

"Ada 9 pekerja di bawah umur," kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Dwi Indra Lesmana kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (20/10/2011).

Menurut Indra, untuk izin PT Kentjana Mercu Buana itu resmi. Hanya saja rumah yang juga dijadikan tempat penampungan itu melanggar aturan dengan mempekerjakan wanita di bawah umur.

"Kalau izinnya di Ketenagakerjaan ada," kata Indra.

Usaha polisi sempat dihalang-halangi oleh K, pemilik rumah tersebut. Setelah dilakukan negosiasi akhirnya polisi masuk ke dalam. Di dalam ada sekitar 50 pekerja yang belum diberangkatkan. Sedangkan 9 pekerja di bawah umur disembunyikan di kamar mandi.

"Saat kita ke dalam 9 pekerja itu disembunyikan di kamar mandi ukuran 2x3 meter," ungkapnya.

Salah seorang pekerja, Dina asal Cilacap mengaku sudah 9 bulan berada di penampungan tanpa ada kejelasan kapan diberangkatkan. Sehari-hari dia juga makan seadanya. "Kalau sakit juga gak dibawa ke dokter," katanya.

Sejauh ini kata Indra, polisi masih akan melakukan penyelidikan apakah ada tindak kekerasan yang dialami para calon TKI itu. "Kalau perlakuan terhadap calon TKI kita masih selidiki," tandasnya.

Saat ini pemilik rumah K dan 9 orang pekerja sudah dibawa ke Polres Jakarta Barat untuk dimintai keterangannya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(did/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Belum Dievaluasi, Kurikulum 2013 Disetop Sementara

Mendikbud Anies Baswedan memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Kurikulum 2013. Alasannya, Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia padahal belum dievaluasi kesiapannya. Bila Anda setuju dengan keputusan Mendikbud Anies Baswedan, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%