detikcom
Rabu, 19/10/2011 19:38 WIB

Ical Minta Fadel Tetap di Golkar

Didi Syafirdi - detikNews
Aburizal Bakrie
Jakarta - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad membantah ada konflik internal di Partai Golkar sehingga menyebabkan ia dicopot dari kabinet. Namun, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menegaskan keinginannya agar ia tetap di partai untuk memenangi Pemilu 2014.

"Beliau (Aburizal) bilang sama saya, 'ayo kamu kan Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Teruskan di sini, Pak Fadel'" kata Fadel usai bertemu Aburizal alias Ical di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (19/10/2011).

Fadel pun menyatakan kepada Ical tetap setia kepada Golkar. Selepas menjadi anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, ia akan fokus memenangkan Golkar khususnya di kawasan Indonesia timur.

"Ruangan saya kan sudah ada di sini. Saya juga bolak-balik rapat di sini. Bisa waktu lebih banyak untuk konsentrasi kerja dengan Pak Ical," janji mantan Gubernur Provinsi Gorontalo ini.

Menurut Fadel, dalam pertemuan dengan Ical tersebut, ia melaporkan tugas-tugasnya sebagai menteri yang sudah selesai. Fadel melaporkan program-programnya serta keberhasilannya memegang peran sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam 2 tahun ini.

Contohnya, ia menaikkan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk program kerakyatan dari 19 persen menjadi 43 persen tahun ini. Lalu, apabila dahulu laporan keuangan kementerian selalu mendapat status disclaimer dari BPK, kini sudah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Saya bikin program prorakyat. Saya tunjukin petanya. Garam untuk rakyat bagaimana. Semua. Saya lebih cepat dua tahun dari pada target WTP-nya presiden. Saya lapor sama Ketua Umum, beliau senang sekali," paparnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(irw/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%