detikcom

Rabu, 19/10/2011 18:47 WIB

EE Mangindaan: Pak Freddy, I Need You

Lia Harahap - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Mempelajari hal yang sifatnya teknis dalam dunia perhubungan membuat Menteri Perhubungan yang baru terpilih Evert Erenst Mangindaan perlu banyak belajar dari terdahulunya, Freddy Numberi. Dalam sambutannya, Mangindaan meminta Freddy tidak pergi jauh-jauh, karena dia butuh masukan.

"Saya ucapkan terima kasih Pak Freddy, jangan tinggalkan aku sendirian. I Need You. Karena bicara soal teknis tentunya butuh waktu untuk belajar banyak pada Pak Freddy," tutur Mangindaan dalam sambutannya saat acara pisah sambut di Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/10/2011). Candaan Mangindaan langsung disambut tawa para tamu undangan juga Freddy.

Sesama rekan di Partai Demokrat, Mangindaan mengaku sangat bangga pada kinerja Freddy. Dia pun siap melanjutkan kepemimpinan Freddy dan membenahi sistem transportasi di Indonesia.

"Kiranya ini merupakan sejarah baru yang sifatnya melanjutkan kepemimpinan ini. Mari kita menjadi pelayan-pelayan yang prima," tegas kepada jajarannya di Kemenhub.

Ke depan, Mangindaan akan fokus dalam hal keselamatan serta memperbaiki jaringan transportasi di Indonesia agar moda satu. Karena menurutnya, Indonesia itu harus disatukan dalam perhubungan, baik transportasi darat, laut dan udara.

"Dan kalau masih ada kecelakaan, mari kita fokus bagaimana membenahi keselamatan. Kita fokus membenahi ini dengan baik," katanya.

Dia berjanji faktor keselamatan adalah hal yang tidak bisa dinomor-duakan.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lia/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
73%
Kontra
27%