detikcom
Rabu, 19/10/2011 18:16 WIB

Akan Ada Dirjen Kebudayaan di Kemdikbud

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
M Nuh
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mempersiapkan sejumlah penyesuaian dengan perubahan nama kementeriannya. Salah satunya adalah penambahan jabatan baru yakni Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan.

Mendikbud,M Nuh memaparkan sejumlah penyesuaian yang akan dilakukan kementeriannya dalam beberapa bulan ke depan. Penyesuaian pertama, terkait dengan keorganisasian.

Nuh mengatakan, penyesuaian pertama yang akan dilakukan yakni perubahan di bidang ke organisasian. Ada dua dirjen yang sebelumnya berada di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), kini bernama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang akan ditarik untuk bergabung dengan Kemdikbud.

Dua Dirjen itu yakni Dirjen Nilai Sejarah dan Purbakala serta Dirjen Nilai Seni, Budaya dan Film.

"Dua Direktorat Jenderal itu nanti akan masuk di dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke dalam Direktorat Jenderal Kebudayaan. Dua Direktorat Jenderal kita merger jadi satu Direktorat Jenderal. Itu harus kita selesaikan urusan keorganisasiannya," ujar Nuh kepada wartawan di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2011).

Penyesuaian kedua, lanjut Nuh, terkait dengan urusan kepegawaiannya. Dimana persoalan sumber daya manusia bagi Direktorat Jenderal yang baru juga akan disesuaikan.

"Karena kepegawaian ini penting, harus jelas, karena terkait juga mulai dari gaji dan seterssnya," ucapnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%