detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 19/10/2011 17:41 WIB

Brigjen Agung Dikabarkan Dimutasi karena Surat Ketua KPU, Polri Bantah

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Direktur I Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Sabar Santoso juga ikut terkena mutasi yang dilakukan Polri. Kabar yang beredar, pergeseran Agung ini terkait polemik surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) yang menuliskan status Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary. Benarkah?

"Bukan, mutasi pembahasannya beberapa bulan, jadi tidak ada kaitannya," bantah Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman saat dihubungi detikcom, Rabu (19/10/2011).

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Agung digeser karena status tersangka Ketua KPU di SPDP. Status tersangka itu memang sempat membuat ramai pemberitaan. Kehebohan muncul berdasarkan pengakuan Wakil Jaksa Agung Darmono. Dia menyebut dalam SPDP itu Abdul Hafidz berstatus tersangka untuk kasus Pilkada Halmahera Barat.

Pihak Mabes Polri belakangan mengaku ada kesalahan penafsiran terkait status itu. Polri pun sampai memberi penjelasan khusus kepada Abdul Hafidz. Nah, kasus SPDP itu ditangani Agung Sabar Santoso, yang digeser menjadi perwira di Lemdikpol Polri.

Selain Agung, petinggi Bareskrim lainnya yang dimutasi yakni Brigjen Pol Ike Edwin. Dia sebelumnya menjabat sebagai Dirtipidkor Mabes Polri, kini menempati pos baru sebagai perwira di Lemdikpol Polri.

Posisi yang ditinggalkan Ike Edwin di Dirtipidkor Bareskrim Polri diisi Kombes Pol Noer Ali yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Metro Jaya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/vit)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%