detikcom
Rabu, 19/10/2011 17:41 WIB

Brigjen Agung Dikabarkan Dimutasi karena Surat Ketua KPU, Polri Bantah

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Direktur I Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Sabar Santoso juga ikut terkena mutasi yang dilakukan Polri. Kabar yang beredar, pergeseran Agung ini terkait polemik surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) yang menuliskan status Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary. Benarkah?

"Bukan, mutasi pembahasannya beberapa bulan, jadi tidak ada kaitannya," bantah Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman saat dihubungi detikcom, Rabu (19/10/2011).

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Agung digeser karena status tersangka Ketua KPU di SPDP. Status tersangka itu memang sempat membuat ramai pemberitaan. Kehebohan muncul berdasarkan pengakuan Wakil Jaksa Agung Darmono. Dia menyebut dalam SPDP itu Abdul Hafidz berstatus tersangka untuk kasus Pilkada Halmahera Barat.

Pihak Mabes Polri belakangan mengaku ada kesalahan penafsiran terkait status itu. Polri pun sampai memberi penjelasan khusus kepada Abdul Hafidz. Nah, kasus SPDP itu ditangani Agung Sabar Santoso, yang digeser menjadi perwira di Lemdikpol Polri.

Selain Agung, petinggi Bareskrim lainnya yang dimutasi yakni Brigjen Pol Ike Edwin. Dia sebelumnya menjabat sebagai Dirtipidkor Mabes Polri, kini menempati pos baru sebagai perwira di Lemdikpol Polri.

Posisi yang ditinggalkan Ike Edwin di Dirtipidkor Bareskrim Polri diisi Kombes Pol Noer Ali yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Metro Jaya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ndr/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%