Selasa, 18/10/2011 07:23 WIB

Dahlan Iskan Jadi calon Menteri Pertama yang Jalani Tes Kesehatan

Rachmadin Ismail - detikNews
Dahlan Iskan Jalani Tes Kesehatan
Jakarta - Calon Menteri BUMN, Dahlan Iskan menjadi orang pertama yang menjalani tes kesehatan di RSPA Gatot Soebroto. Dahlan datang ke RS milik pemerintah tersebut tepat pukul 07.00 WIB.

Pantauan detikcom, Selasa (18/10/2011) Dahlan tiba dengan mobil Mercy bernopol L 1 JP. Dirut PLN ini mengenakan kaos hitam dengan celana training gelap.

Dahlan hanya melempar senyum kepada wartawan yang telah menunggu di RS Gatot Soebroto. Bos Media Jawa Pos ini langsung masuk menuju ruang medical chek-up.

Sepuluh menit setelah Dahlan, calon Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin juga tiba di RSPAD. Setelah itu disusul Calon Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman dan calon Menpera Djan Faridz.

Sebelum menjalani tes kesehatan, para calon menteri telah diminta melakukan puasa sejak pukul 22.00 WIB. Setiap calon akan menjalani tes kesehatan secara menyeluruh. Informasi yang dihimpun detikcom, setiap calon akan menjalani tes sekitar tiga jam di ruang medical chek-up RSPAD Gatot Soebroto.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(her/her)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%
MustRead close