detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 17/10/2011 14:43 WIB

Hatta Rajasa Percaya Segera Ada Pos Baru untuk Patrialis Akbar

M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Menteri asal Partai Amanat Nasional (PAN) Patrialis Akbar direshuffle dari Kabinet Indonesia Bersatu II. Koleganya di PAN yang juga seorang menteri, Hatta Rajasa, yakin bakal segera ada pos baru untuk Patrialis.

"Sudah saya bicara dengan Patrialis. Saya tidak ingin menyampaikan sekarang sebelum nanti di mana persisnya. Walau pun tidak di kabinet, Patrialis tentu ada pos yang baru," kata Hatta sebelum rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta,Senin (17/10/2011).

Ketika ditanya wartawan apakah Patrialis akan didapuk sebagai Dubes Arab Saudi, Hatta tidak membenarkan namun juga tidak membantah. "Saya belum bisa ngomong. Nanti. Saya nggak usah ngomong dululah," sambung Hatta.

PAN tidak masalah pos baru apa yang disiapkan untuk Patrialis. Sebab, pengabdian bisa dilakukan di mana saja. Terkait Azwar Abubakar yang ditunjuk menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN), Hatta menilai dia orang yang tepat.

"Semua itu untuk kebaikan. Apalagi dipercaya di PAN dan birokrasi. Dia adalah Ketua DPW PAN, pernah Gubernur Aceh, Wakil Ketua MPP PAN. Jadi representasi PAN tentu saja," sambung Menko Perekonomian ini.

Di tempat terpisah, mantan Ketum PAN Amien Rais mengatakan Patrialis akan menjadi hakim di Mahkamah Konstitusi. Hal itu diutarakan dia usai mengisi kuliah umum di kampus Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Senin (17/10).

"Tadi malam saya diberi tahu tokoh PAN, kalau Menkum HAM kita itu akan menjadi anggota hakim di MK," ungkap Amien Rais.

Patrialis akan digantikan oleh politisi Partai Demokrat Amir Syamsuddin. Amir akan mendapat bantuan Denny Indrayana di kursi wakil menteri.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(vit/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%