Senin, 17/10/2011 14:21 WIB

Royal Wedding Yogya

Pasang Tarub Tanda Kraton Yogya Punya Gawe Pernikahan

Bagus Kurniawan - detikNews
Foto: Lucas (detikcom)
Yogyakarta - Sri Sultan Hamengkubuwono X, Raja Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat punya hajat menikahkan putri bungsunya GKR Bendara dengan KPH Yudanegara. Tanda dimulainya hajatan atau gawe pernikahan itu adalah dipasangnya tarub anyaman janur daun kelapa di salah satu bangunan di keraton.

Pemasangan tarub dilakukan bersaman dengan prosesi siraman kakung atau calon mempelai pria. Bersamaan dengan pemasangan tarub juga dilakukan pemasangan aneka tetuwuhan dan uwoh-wohan (dedaunan dan buah-buahan) di beberapa tempat di sekitar keraton, Senin (17/10/2011).

Selain tarub dari anyaman janur daun kelapa, beberapa orang abdi dalem keparak juga memasang aneka sesajian antara lain nasi ingkung ayam, pisang sanggan, tumpeng, buah-buahan, sepasang tebu wulung/manten dan beberapa hasil bumi dan buah-buahan lainnya.

Selain itu sebuah sesajian lengkap terpasang di depan Bangsal Kencono sebagai tanda dimulai pemasangan tarub serta sesaji lainnya di pasang di beberapa titik di sekitar keraton.

Tarub yang dipasang di 18 titik ini antara lain di Pagelaran, Regol Brajanala, Bangsal Ponconiti, Bangsal Trajumas, Regol Dana Pratapa, Bangsal Kencana, Regol Kesatriyan, Bangsal Manis dan Regol Gepura.

Aneka hasil bumi dan buah-buahan itu sebagian besar berasal dari sumbangan warga masyarakat di antaranya dari Bantul dan kabupaten lainnya.

"Makna dari sesaji dan doa tersebut agar kita diberikan kelancaran dari awal hingga selesai," kata KRT Yudahaningrat.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bgs/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%