detikcom
Senin, 17/10/2011 14:14 WIB

Sidang Gugatan Cerai Manoarfa & Istrinya Masuk Tahap Mediasi

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Suharso Munoarfa
Jakarta - Persidangan gugatan cerai mantan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Manoarfa dengan istrinya, Carolina Kaluku, memasuki tahap mediasi. Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah menunjuk salah satu hakim untuk menjadi mediator dalam masa mediasi selama 40 hari ke depan.

Dalam persidangan kedua yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jl Raya Ragunan, Jaksel, Senin (17/10/2011) beragendakan pemanggilan tergugat, yakni Manoarfa. Namun, Manoarfa sendiri tidak

hadir dan mengutus 2 kuasa hukumnya untuk mewakili dirinya. Sedangkan Carolina hadir bersama kuasa hukumnya.

Persidangan kedua ini hanya berlangsung selama 15 menit di ruang sidang utama Pengadilan Agama Jaksel. Usai persidangan, Carolina meninggalkan pengadilan terlebih dahulu.

Sementara kuasa hukum kedua belah pihak melakukan prosedur pendaftaran mediasi untuk kliennya masing-masing. Usai mendaftar, kuasa hukum kedua belah pihak memasuki Ruang Mediasi untuk membahas jadwal mediasi.

"Dalam ruangan, kedua pihak sedang dilakukan jadwal mediasi, mengingat kedua belah pihak sudah hadir. Jadi mediasi diatur jadwalnya, sesuai Undang-undang ada waktu 40 hari," jelas kuasa hukum Carolina, Fathir Edison kepada wartawan usai sidang.

Mediasi kedua belah pihak akan difasilitasi oleh seorang hakim yang ditunjuk pengadilan. "Komunikasi antara keduanya ada, tapi dari mereka berdua belum bisa bertemu, maka meminta mediasi difasilitasi pengadilan," imbuh Fathir.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%