detikcom

Senin, 17/10/2011 13:50 WIB

Amir Syamsuddin Bersyukur Didampingi Denny Indrayana di Kemenkum HAM

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Amir Syamsuddin akan menggantikan posisi Patrialis Akbar di Kementerian Hukum dan HAM. Amir bersyukur dirinya ditemani Denny Indrayana yang akan mendampinginya sebagai wakil menteri.

"Denny luar biasa. Sebagai Menkum HAM pun, menurut saya dia mampu," ujar Amir kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/10/2011).

Amir mengatakan, Denny merupakan sosok yang sangat luar biasa. "Denny menjadi profesor dalam usia semuda itu. Dia juga figur yang dikenal masyarakat luas," ujar praktisi hukum senior itu.

Merujuk pada kapasitas pribadi Denny, banyak masalah hukum di Indonesia yang mampu dia tangani. Masalah pembagian tugas akan Amir diatur setelah resmi dilantik Presiden SBY sebagai Menkum HAM yang baru.

"Wakil Menteri Hukum dan HAM bukan pajangan. Di negara-negara besar, lazim ada Wakil Menteri Hukum dan HAM," ujar Amir.


Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/nal)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%