detikcom
Minggu, 16/10/2011 11:36 WIB

Royal Weeding Yogya

GKR Bendara Berikan Bingkisan Pelangkah Nikah pada Sang Kakak

Bagus Kurniawan - detikNews
Yogyakarta - Prosesi pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X hari ini dimulai, Minggu (16/10/2011). GKR Bendara (GRAj Nurastuti Wijareni) memberikan bingkisan pelangkahan kepada kakaknya GRAj Nurabra Juwita.

Kakaknya nomer empat saat ini belum menikah. Jeng Reni, panggilan akrabnya sehari-hari itu, memberikan bingkisan pelangkahan berupa seperangkat pakaian lengakap kepada kakaknya, GRAj Nurabra Juwita.

Prosesi pelangkahan itu juga mengandung makna, sanga adik memohon restu dan izin kepada kakaknya yang belum menikah untuk mendahalui. Bingkisan yang diberikan itu sebagai wujud rasa sayang kepada kakak dan keluarga besar. Selain acara pelangkahan, hari ini calon pengantin pria melakukan prosesi Nyantri.

Acara pelangkahan dilakukan di Kraton Kilen kediaman Sultan pada pukul 09.30 WIB. Saat acara pelangkahan, GKR Bendara didampingi GKR Pembayun dan kakak kandung lainnya. Jeng Reni kemudian memberikan bingkisan tersebut kepada GRAJ Nurabra Juwita. Mereka bersalaman dan saling mencium pipi.

Usai memberikan pelangkahan, calon pengantin putri kemudian melakukan upacara Ngabekten kepada ayahanda Sri Sultan Hamengku Buwono X dan ibunya GKR Ratu Hemas. GKR Bendara kemudian melakukan sembah sungkem kepada kedua orangtuanya.

Hadir dalam acara itu antara lain beberapa orang kerabat Sultan dan keluarga besar Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat. Selain acara pelangkahan, calon pengantin pria hari ini mengikuti prosesi Nyantri yakni calon pengantin pria masuk ke keraton menuju Bangsal Kesatriyan. Calon pengantin pria, KPH Yudanegara akan beristirahat dan bermalam di Gedhong Srikaton kompleks Kesatriyan.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(bgs/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%