Detik.com News
Detik.com
Jumat, 14/10/2011 20:59 WIB

Tersangka Korupsi Tewas di Tahanan Polda Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Mantan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Kota Medan, Gindo Maranti Hasibuan, ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi tahanan Markas kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut), Jl. Medan-Tanjung Morawa, Jumat (14/10/2011). Saat ditemukan, tubuh korban tersungkur di lantai kamar mandi dengan bibir membiru.

Korban diketahui tewas setelah petugas mendobrak paksa pintu kamar mandi karena curiga korban tak kunjung keluar setelah satu jam masuk kamar mandi. Saat pintu terbuka, tubuh korban telah kaku dan detak nafas korban tidak terdengar lagi.

Petugas kemudian mendatangkan dokter untuk memeriksa kondisi korban. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumkit Bhayangkara Polda Sumut, Jl. Sei Padang Dalam, Medan.

Tim medis medis masih berupaya memompa jantung dan memberikan bantuan pernafasan, namun nyawa korban tidak tertolong lagi.

Keluarga korban yang mendengar informasi, langsung datang ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Anak perempuan korban, terlihat memeluk kepala ayahnya saat tim dokter memompa alat pernafasan yang dipasang di bagian mulut dan hidung korban.

Wakil Kepala Polda (Waka Polda) Sumt, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Sahala Allagan yang datang ke Rumkit Bhayangkara mengatakan, atas permintaan keluarga, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan guna menjalani proses otopsi untuk memastikan penyeban kematian korban.

"Pihak keluarga ingin jenazah diotopsi di Pirngadi Medan. Itu atas permintaan keluarga. Jadi belum dapat dipastikan penyebab meninggalnya korban," kata Allagan.

Gindo ditahan Tim Penyidik Polda Sumut sepekan lalu, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 3 unit grader dan 1 unit asphalt mixing plat dengan total kerugian negara mencapai Rp 2,1 miliar yang bersumber dari dana P-APBD dan APBD Pemkot Medan tahun anggaran 2009.

Dalam kasus ini, Tim Penyidik Polda Sumut juga telah menahan tersangka lainnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/anw)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%