Detik.com News
Detik.com

Jumat, 14/10/2011 10:56 WIB

Tawuran Pecah di Jl Arjuna Utara, Lalin Tol Tomang Tersendat

Nala Edwin - detikNews
Tawuran Pecah di Jl Arjuna Utara, Lalin Tol Tomang Tersendat
Jakarta - Tawuran dua kelompok massa terjadi di Jl Arjuna Utara, Jakarta Barat. Perstiwa yang terjadi di ruas jalan yang dekat dengan tol Tomang ini membuat lalu lintas tol tersendat.

"Memang ada tawuran di Jl Arjuna Utara yang terletak di samping tol, mereka saling lempar batu," kata
Supadi, petugas Jasa Marga, kepada detikcom, Jumat (14/10/2011) pukul 10.45 WIB.

Supadi menjelaskan, tawuran ini terjadi di sekitar KM 1,800 Tol Kebon Jeruk arah Tomang. Akibat tawuran ini membuat lalu lintas di ruas tol tersendat hingga sekitar KM 3.

"Tapi belum ada laporan mobil yang melintas tol kena lemparan batu," katanya.

Menurut informasi, massa yang terlibat tawuran ini membawa senjata tajam. Mereka juga saling lempar batu di ruas jalan sempit ini. Akibatnya banyak warga yang memilih memutar balik karena takut menjadi korban tawuran.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/fay)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%