Kamis, 13/10/2011 18:53 WIB

Sapta Nirwandar Jadi Wakil Menteri Pariwisata

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Calon wakil menteri terakhir yang jalani uji kepatutan dan kelayakan adalah Sapta Nirwandar. Presiden SBY menugaskan dirinya sebagai wakil menteri kebudayaan dan pariwisata.

"Saat ini saya Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenbudpar. Presiden meminta saya untuk bertugas jadi Wamen pariwisata," ujar Sapta.

Menurutnya, tugas seorang wakil menteri kebudayaan pariwisata yang dipaparkan Presiden SBY cukup luas. Namun penekanannya adalah mengembangkan pasar pariwisata berbasis kreatifitas yang tantangannya semakin besar.

"Agar tidak business as usual, tapi mengembangkan bisnis kreatif, berbasis kreatifitas dan budaya. Pariwisata sangat erat dengan dunia kreatifitas," papar Sapta.

Sesi fit and proper test terhadap Sapta berlangsung setalah para ketua umum parpol meninggalkan kediaman pribadi SBY. Masih ada seorang lagi calon wakil menteri yang akan diterima Presiden SBY pada Jumat pagi esok.

Pada sekitar pukul 18.30 WIB, Mendiknas M Nuh tiba di Cikeas. Belum diketahui agendanya menemui Presiden SBY malam ini.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(lh/rdf)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%