detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 03:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 13/10/2011 18:53 WIB

Sapta Nirwandar Jadi Wakil Menteri Pariwisata

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Calon wakil menteri terakhir yang jalani uji kepatutan dan kelayakan adalah Sapta Nirwandar. Presiden SBY menugaskan dirinya sebagai wakil menteri kebudayaan dan pariwisata.

"Saat ini saya Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenbudpar. Presiden meminta saya untuk bertugas jadi Wamen pariwisata," ujar Sapta.

Menurutnya, tugas seorang wakil menteri kebudayaan pariwisata yang dipaparkan Presiden SBY cukup luas. Namun penekanannya adalah mengembangkan pasar pariwisata berbasis kreatifitas yang tantangannya semakin besar.

"Agar tidak business as usual, tapi mengembangkan bisnis kreatif, berbasis kreatifitas dan budaya. Pariwisata sangat erat dengan dunia kreatifitas," papar Sapta.

Sesi fit and proper test terhadap Sapta berlangsung setalah para ketua umum parpol meninggalkan kediaman pribadi SBY. Masih ada seorang lagi calon wakil menteri yang akan diterima Presiden SBY pada Jumat pagi esok.

Pada sekitar pukul 18.30 WIB, Mendiknas M Nuh tiba di Cikeas. Belum diketahui agendanya menemui Presiden SBY malam ini.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lh/rdf)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%