detikcom
Kamis, 13/10/2011 13:51 WIB

Bali Gempa, Runtuhan Beton Ruko Timpa Mobil Hingga Penyok foto

Gede Suardana - detikNews
Bali - Kerusakan terparah akibat gempa terjadi di ruko Dewa Ruci, Jl By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali. Bahan-bahan material ruko berukuran besar jatuh menimpa sebuah mobil Panther DK 1844 EA silver. Akibatnya bagian atap belakang mobil penyok.

Menurut pelayan toko, Wayan Jinarsa, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Saat gempa, pemilik mobil berada di dalam ruangan ruko.

"Tidak ada yang luka karena saat gempa pemiliknya ada di dalam ruko. Sekarang pemiliknya sudah pulang," ujar Wayan di ruko Dewa Ruci, Bali, Kamis (13/10/2011).

Pantauan detikcom, mobil diparkir di sebuah toko biro perjalanan di ruko Dewa Ruci. Toko itu terletak di ujung timur ruko.

Beberapa pengguna jalan melambatkan laju kendaraan untuk melihat insiden itu. Akibatnya, lalu lintas di sekitar kawasan itu menjadi macet. Beberapa polisi tampak mengatur lalu lintas.

Sementara itu, dua menara di atap bangunan ruko Dewa Ruci juga ambruk. Beton-betonnya berjatuhan ke lantai.

Serpihan-serpihan juga jatuh di toko penyewaan helikopter di ruko tersebut. Serpihan beton berukuran 1 meter saat ini masih menggantung di atap bangunan. Hal ini menjadi tontonan warga yang melintas.

Gempa di Nusa Dua Bali berkekuatan 6,8 SR. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nik/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%