Kamis, 13/10/2011 05:48 WIB

Peran remaja Inggris dalam pendidikan seks

BBCIndonesia.com - detikNews
Kondom

Sekitar 72% remaja mengatakan mereka sebaiknya diberi peluang dalam menentukan kurikulum

Remaja di Inggris ingin lebih berperan dalam menentukan muatan kurikulum pendidikan seks di sekolah, menurut survei.

Jajak pendapat lebih dari 2.000 remaja berusia 14 sampai 18 tahun menyebutkan 78% tidak mendapat kesempatan untuk ikut menentukan isi pelajaran pendidikan seks.

Sekitar 72% remaja menyatakan mereka sebaiknya diberi kesempatan tersebut.

Jajak pendapat untuk kesehatan seksual yayasan Brook tersebut juga menemukan lebih dari satu dari lima orang (22%) menganggap pendidikan seks buruk atau sangat buruk.

Pemerintah mengatakan tengah meninjau bagian kurikulum ini di Inggris.

Survei 2.029 remaja di Inggris, Skotlandia, dan Wales menunjukkan lebih dari sepertiga (34%) berpendapat pendidikan seks di sekolah mereka bagus atau sangat bagus dan 40% mengatakan sedang-sedang saja.

Lebih dari setengah (52%) mengatakan hubungan atau emosi tidak dibicarakan cukup di kelas.

Situs porno

Sekitar satu dari tujuh remaja (13%) mengatakan mereka mendapatkan pengetahuan tentang seks dari guru pendidikan seks di sekolah.

Hanya sekitar 9% yang mengatakan mendapatkan informasi tentang seks dari ibu, ayah, atau kedua orangtua.

Lebih dari sepertiga (36%) mengatakan sebagian besar informasi tentang seks mereka dapat dari teman dan 10% mengatakan dari pacar.

Sekitar 14% mengatakan mereka mempelajari tentang subjek itu dari majalah, buku, lirik musik, video, atau TV.

Survei itu juga mengungkapkan 5% remaja belajar tentang seks melalui situs-situs pornografi di internet.

Survei tersebut diselenggarakan bulan September lalu oleh perusahaan Research Bods untuk anak-anak muda yang masuk dalam panel penelitian mereka.

Jules Hiller, wakil direktur Brook, mengatakan, "Anak-anak muda di Inggris perlu informasi yang berguna tentang seks...namun pendidikan seks di sekolah-sekolah menurun kualitasnya."

Juru bicara Departemen Pendidikan Inggris mengatakan, "Kami melakukan pengkajian ulang terkait kurikulum masalah sosial, kesehatan, dan ekonomi untuk memperkuat pelajaran dan menangani kelemahan berdasarkan laporan pengawas sekolah tahun lalu."

(bbc/bbc)

  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%