detikcom
Kamis, 13/10/2011 01:20 WIB

Sumpah Pemuda, Kemenpora akan Gelar Youth & Sport Expo

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menggelar youth and sport expo yang dikemas dalam bentuk Festival Pemuda dan Olahraga Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka menyemarakkan peringatan Sumpah Pemuda ke-83, pada 28 Oktober mendatang.

Seperti siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (12/10/2011), ajang multievent anak muda ini akan dilaksanakan 22-23 Oktober mendatang, di lingkar luar Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Selain pameran (expo) yang diikuti ratusan peserta dari organisasi-organisasi kepemudaan dan keolahragaan se-Indonesia, festival ini juga dirancang menjadi pusat aktivitas dari berbagai komunitas kreatif anak-anak muda.

”Kemenpora menyiapkan 400 stan gratis untuk menampung karya unggulan pemuda Indonesia dari berbagai daerah, di samping stan pendukung dari komunitas dan industri kreatif serta industri olahraga,” kata Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Lalu Wildan.

Festival juga bakal dimeriahkan dengan beragam atraksi dan lomba, sepeda santai (funbike), serta pertunjukan kesenian di empat panggung. Menurut Wildan, sampai hari ini sudah puluhan band juga kelompok-kelompok kesenian yang mendaftar secara online untuk bisa tampil di arena festival.

”Pendeknya, ini pestanya anak muda. Wadah buat mereka untuk berekspresi, menyalurkan bakat dan prestasi,” kata Wildan, seraya menyebut event ini bakal dihadiri lebih dari seratus ribu anak muda.

Lalu Wildan menambahkan, urgensi penyelenggaraan festival ini tidak terlepas dari ketiadaan ajang multievent yang mewadahi beragam aktivitas kepemudaan. Di sisi lain, tidak sedikit anak muda Indonesia yang mampu menorehkan prestasi internasional di bidang kepemudaan, pendidikan maupun keolahragaan.

”Sudah seharusnya pemerintah mengapresiasi setiap pencapaian prestasi pemuda Indonesia. Festival pemuda dan olahraga ini hanya satu di antaranya,” ujarnya.

Wildan mengingatkan, pembangunan kepemudaan, atau usia 16-30 tahun sesuai UU Nomor 40/2009 tentang Kepemudaan, sudah saatnya dilakukan dengan memperbanyak ruang untuk berekspresi dan unjuk prestasi. Melalui festival ini, Wildan berharap, ”virus” kewirausahaan pemuda dan kepeloporan pemuda juga akan dapat ditularkan.

(lrn/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel