detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 04:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 12/10/2011 12:39 WIB

Dalam Kuliah Umum, Megawati Terkenang Saat Mahasiswi

M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Peristiwa 46 lalu berkelebat di benak mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. 46 Tahun lalu adalah saat dia masih menjadi mahasiswi. Kenangan itu melintas kala Mega memberikan kuliah umum di hadapan sekitar 20 mahasiwa.

Dia menuturkan, 46 tahun lalu atau pada tahun 1965 adalah saat-saat setelah revolusi. Mahasiswa kala itu sedang semangat-semangatnya lantaran menjadi generasi baru revolusi.

"Pada saat 1965 saya jadi mahasiswa. Mahasiswa saat itu saling berantem. Saya termasuk yang dikejar-kejar mahasiswa lain. Pada saat itu saya bilang, 'Ngapain sih lo ngejarin gue. Mahasiswa itu bilang, 'Lo kan ikut bapak lo'," kisah Mega saat kuliah umum pemikiran pendiri bangsa edisi Soekarno di Megawati Institute, Jl Proklamasi No 53, Jakarta, Rabu (12/10/2011).

Menurut Mega yang dibalut blus batik biru tersebut, saat itu yang berkaitan dengan Soekarno dianggap salah oleh mahasiswa. Bahkan sampai sekarang, di generasi cucu Mega hal itu belum banyak berubah.

"Sampai sekarang pun edisi generasi cucu saya, di sekolahnya, Bung Karno masih dibilang sebagai pengkhianat bangsa. E...e...e... itu bagaimana dunia begitu modelnya. Indonesia tidak mengerti apa pokok pikiran dari Bung Karno," sambung presiden perempuan pertama di republik ini.

Mega tercatat pernah menjadi mahasiswi Fakultas Pertanian UNPAD Bandung pada 1965-1967. Namun Mega tidak menyelesaikan pendidikannya. Dia juga pernah kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada 1970-1972, namun juga tidak selesai.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vit/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%