detikcom
Selasa, 11/10/2011 15:22 WIB

Muhaimin Usul TKI Asal Cirebon & Indramayu Tidak Kerja ke Timteng

Faiq Resha - detikNews
Cirebon - Tingginya jumlah TKI asal Cirebon dan Indramayu yang bekerja di Arab Saudi, menjadi perhatian Menakertrans Muhaimin Iskandar. Setelah moratorium TKI tujuan Arab Saudi, Muhaimin mengusulkan agar mereka bekerja di negara lain seperti Singapura.

Hal ini disampaikan Muhaimin saat bertemu Bupati Cirebon, Dedi Supardi di Pendopo Bupati Cirebon, Jl Kartini No 2 Kota Cirebon, Selasa (11/10/2011) siang.

"Singapura itu masih bagus," kata Muhaimin.

Menurut Muhaimin, banyak TKI ingin bekerja ke Arab Saudi karena ada kesempatan umroh atau berhaji. Padahal, banyak masalah yang kerap menimpa TKI di sana.

"Ke Arab Saudi, para TKI itu tidak hanya sekedar bekerja. Mereka juga ingin umroh dan berhaji. Ada gengsi mereka pergi ke sana," kata Muhaimin.

Kalaupun TKI ingin bekerja ke Timur Tengah, Muhaimin menyebutkan Uni Emirat Arab bisa menjadi tujuan. Namun, hal itu pun harus dengan pengawasan ketat.

"Tapi harus kita kawal ketat" kata Muhaimin.

Selain itu, untuk mengalihkan perhatian agar tidak tergiur menjadi TKI, Muhaimin akan bekerjasama guna mengintensifkan Program Nasional Pembangunan Mandiri. "Oleh karenanya Pemkab harus punya data yang pasti soal TKI. Karena data Pemkab dengan data BNP2TKI tidak sama. Ada TKI yang nyelonong langsung ke Jakarta, dan tidak tercatat di Pemkab," kata dia.

Sementara itu, Bupati Cirebon Dedi Supardi mengaku akan membahas soal TKI ini lebih lanjut pada hari Kamis. "Akan ada pembicaraan dengan Kemenakertrans tentang TKI. Antara lain perlunya PJTKI di daerah, agar data bisa tercatat di Dinas Tenaga Kerja, BNP2TKI dan PJTI," ujar Dedi Supardi.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fay/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%