detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 11/10/2011 13:30 WIB

Selidiki Bentrok di Timika, Polri Bentuk Tim Evaluasi

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Polri akan membentuk tim untuk menyelidiki bentrokan dalam aksi pekerja Freeport di Timika, Papua. Bentrokan ini menyebabkan 1 pendemo tewas dan 1 anggota Brimob kirits.

"Saat ini kami membentuk tim untuk kontrol dan evaluasi apa yang sebenarnya terjadi. Harus dilihat siapa yang bertanggung jawab," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ketut Untung Yoga Ana saat dihubungi wartawan, Selasa (11/20/2011).

Yoga mengatakan tim ini akan berasal dari Polda Papua. Namun jika memang dibutuhkan bantuan, Mabes Polri akan ikut membantu. "Kalau mereka butuh bantuan dari Mabes, kita bantu," katanya.

Yoga mengelak menjelaskan apakah penggunaan peluru tajam memang diperlukan dalam demo tersebut. "Selarang sedang diperiksa, kita tunggu saja," katanya.

Saat ditanya mengenai kecaman Amnesti Internasional mengenai bentrokan itu, Yoga menjelaskan polisi mempunyai tanggung jawab untuk mengendalikan dan mengurangi risiko sekecil apapun agar tidak banyak korban.

"Pertimbangan-pertimbangan petugas dilakukan agar tidak banyak korban, maka dilakukan langkah tegas," katanya.

Briptu Jamil terluka parah saat mengamankan aksi massa yang berumlah ribuan tersebut. Briptu Jamil diduga dikeroyok massa dan sempat dibuang ke sungai. Sedangkan satu orang yang tewas yanni Petrus Ayamesiba dari pihak pendemo.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%