detikcom
Minggu, 09/10/2011 20:04 WIB

Ponpes Pesantren Rancabango Tarogong Garut, Nyaris Habis Terbakar.

Tasdik - detikNews
Garut - Kebakaran melanda Pondok Pesantren Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Jawa Barat. Sebuah bangunan asrama pengajar dalam lingkungan pondok pesantren dan pabrik kerupuk habis terbakar, namun untungnya api tidak menyambar pemukiman warga.

"Api diketahui mulai berkobar jam 18.00 WIB. Sekarang api sudah dapat dikendalikan, tidak merembet ke bangunan lain", ujar Kapolsek Tarogong, Kompol. Asep Fajar, kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (9/10/2011).

Ada empat 4 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

"Kedua bangunan itu terbuat dari bambu dan kayu sehingga api dapat dengan cepat menghabiskan bangunan", ungkap Asep.

Menurut Asep, aparat kepolisian masih menyelidiki dugaan asal mula api. Tapi berdasarkan informasi sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari tabung gas yang meledak.

Akibat kebakaran tersebut para santri dan warga sekitar sempat panik karena khawatir api merembet ke pemukiman. Selain asrama pengajar, sebuah pabrik kerupuk milik warga Desa Rancabango juga ludes terbakar.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lh/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%