detikcom
Jumat, 07/10/2011 23:27 WIB

Gereja Bethel Kelapa Gading Diancam Bom

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Gereja Bethel Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendapat ancaman bom dari seorang tak dikenal via telepon. Ancaman telepon itu diterima oleh security gereja pada pukul 19.30 WIB.

Pada saat itu, security gereja, Cruyf (38), yang menerima telepon mendengar suara yang mengatakan bahwa dalam waktu 10 menit Gereja Bethel akan meledak.

"Telepon berasal dari telepon lokal tapi tidak diketahui nomernya. Katanya 'bom akan meledak di loby gereja dalam waktu 10 menit'" ujar Kasat Reskrim Jakarta Utara AKBP Irwan Anwar menirukan pesan ancaman itu kepada detikcom, Jumat (7/10/2011).

Menurut Irwan, setelah mendengar ancaman itu, Cruyf kemudian segera melaporkannya ke pos polisi terdekat. "Karena kami tidak ingin sembarangan dan sudah ada prosedurnya maka kami meminta bantuan Gegana," jelasnya.

Tim Gegana Polda Metro jaya yang tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 mulai melakukan penyisiran dan memasang garis polisi sepanjang 100 meter.

"Juga dilakukan evakuasi dengan orang-orang sekitar dan berada di dalam gedung sebelum tim Gegana datang," kata Irwan.

Setelah melakukan penyisiran, Tim Gegana tidak menemukan benda yang dicurgai sebagai bom, seperti pada ancaman yang disampaikan.

"Setelah dilakukan penyisiran, tidak ditemukan benda yang dimaksud," ujarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%