Detik.com News
Detik.com
Kamis, 06/10/2011 20:34 WIB

TNI dan Polri Berkomitmen Jaga Pertahanan dan Keamanan NKRI

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Bertepatan dengan peringatan HUT TNI ke-66 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2011, anggota TNI/Polri bersama-sama merayakannya di Silang Monas, Jakarta Pusat. TNI/Polri berkomitmen untuk menjaga pertahanan dan keamanan NKRI.

"TNI dan Polri ini satu nafas. Dua komponen ini harus bersatu di mana TNI menjaga pertahanan RI dan Polri menjaga keamanan dalam negeri," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Untung S Radjab kepada wartawan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2011).

Untung mengatakan, membentuk pertahanan dan keamanan negara merupakan perjalanan panjang. Pertahanan dan keamanan negara yang kokoh, kata Untung, sangat menentukan terhadap kesejahteraan kehidupan bernegara.

"Hilangkan pemikiran-pemikiran negatif. TNI/Polri itu sama, kalaupun ada perbedaan tapi tujuannya sama yaitu mencapai kesejahteraan bangsa," tutupnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Mayjen TNI Waris beramanat agar TNI/Polri semakin profesional. Dua komponen ini harus semakin kuat dan bersatu dalam mengemban tugas negara.

"Khususnya di Jakarta ini, untuk mengamankan Jakarta. Hidup berdampingan, harmonis, tidak ada gesekan, mengerti tugas dan fungsi masing-masing," kata Waris.

Waris mengatakan, keamanan di Ibukota Jakarta merupakan tolok ukur keamanan RI. "Aman tidaknya Indonesia adalah aman tidaknya Jakarta," lanjut Waris.

HUT TNI ini disemarakan dengan panggung gembira yang sederhana dengan penampilan Zebra Band, band binaan Polda Metro Jaya. Prajurit TNI/Polri membaur bersama, berjoget di lapangan Monas.

"Silakan berdangdut ria sampai meleleh, yang penting bukan ilernya tapi dengan santun, tidak ada gesekan sedikit kemudian tersinggung, malam ini gembira, sama-sama untuk melepas lelah," ujar Waris sambil berguyon.

Peringatan ini dihadiri oleh Kakostrad Mayjen TNI Herman Rizal, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suhari Alius, petinggi TNI/Polri lainnya dan ratusan prajurit TNI/Polri.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%