detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 06/10/2011 20:34 WIB

TNI dan Polri Berkomitmen Jaga Pertahanan dan Keamanan NKRI

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Bertepatan dengan peringatan HUT TNI ke-66 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2011, anggota TNI/Polri bersama-sama merayakannya di Silang Monas, Jakarta Pusat. TNI/Polri berkomitmen untuk menjaga pertahanan dan keamanan NKRI.

"TNI dan Polri ini satu nafas. Dua komponen ini harus bersatu di mana TNI menjaga pertahanan RI dan Polri menjaga keamanan dalam negeri," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Untung S Radjab kepada wartawan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2011).

Untung mengatakan, membentuk pertahanan dan keamanan negara merupakan perjalanan panjang. Pertahanan dan keamanan negara yang kokoh, kata Untung, sangat menentukan terhadap kesejahteraan kehidupan bernegara.

"Hilangkan pemikiran-pemikiran negatif. TNI/Polri itu sama, kalaupun ada perbedaan tapi tujuannya sama yaitu mencapai kesejahteraan bangsa," tutupnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Mayjen TNI Waris beramanat agar TNI/Polri semakin profesional. Dua komponen ini harus semakin kuat dan bersatu dalam mengemban tugas negara.

"Khususnya di Jakarta ini, untuk mengamankan Jakarta. Hidup berdampingan, harmonis, tidak ada gesekan, mengerti tugas dan fungsi masing-masing," kata Waris.

Waris mengatakan, keamanan di Ibukota Jakarta merupakan tolok ukur keamanan RI. "Aman tidaknya Indonesia adalah aman tidaknya Jakarta," lanjut Waris.

HUT TNI ini disemarakan dengan panggung gembira yang sederhana dengan penampilan Zebra Band, band binaan Polda Metro Jaya. Prajurit TNI/Polri membaur bersama, berjoget di lapangan Monas.

"Silakan berdangdut ria sampai meleleh, yang penting bukan ilernya tapi dengan santun, tidak ada gesekan sedikit kemudian tersinggung, malam ini gembira, sama-sama untuk melepas lelah," ujar Waris sambil berguyon.

Peringatan ini dihadiri oleh Kakostrad Mayjen TNI Herman Rizal, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suhari Alius, petinggi TNI/Polri lainnya dan ratusan prajurit TNI/Polri.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mei/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%