Kamis, 06/10/2011 15:45 WIB
Maju Jadi Cagub DKI, Faisal Basri Gandeng Putra Benyamin Sueb
"Iya benar (menggandeng Biem Benyamin), saya melihat kita banyak kecocokan, dalam hal visi dan misi. Juga memiliki pandangan yang sama untuk Jakarta ke depan," tutur Faisal Basri kepada detikcom, Kamis (6/10/2011).
Faisal akan meramaikan bursa Pilgub DKI dari jalur independen. Bersama Biem, dia optimis akan meraup banyak suara.
"Saya lihat kita punya kesamaan nilai-nilai semangat independen sebagai jalur yang harus diperjuangkan di tengah apatisme tehadap partai. Jalur ini menjadi altrenatif pilihan masyarakat, biar yang maju nggak elo lagi, elo lagi," katanya.
Bersama Biem, Faisal yakin akan saling mengisi. Apalagi Biem mempunyai latar belakang cukup kuat dalam aspek budaya Betawi.
"Pokoknya saya merasa cocok sama Bang Biem. Kalau ditanya kenapa, saya tidak tahu. Pokoknya klop saja, saya juga tidak menyangka kenapa Tuhan mempertemukan kami," ungkapnya.
Meski Biem lebih muda darinya, Faisal yakin Biem orang yang bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Dia juga melihat sosok Biem bukanlah orang yang mempunyai ambisi politik yang bertujuan untuk memakmurkan dirinya sendiri.
"Track record Bang Biem sangat baik, kalem, rendah hati, dan ambisi politik tidak neko-neko. Kita sangat optimistik, Biem penambah energi yang luar biasa," tegas Faisal.
Faisal dan Biem sudah memiliki banyak cita-cita untuk melepaskan Jakarta dari masalah-masalah yang membelenggu selama ini. Bersama Biem, Faisal akan mendeklarasikan pencalonan keduanya Jumat (7/10/2011) besok.
Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV
(lia/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
1,987 share this. -
Anggota Komisi X Ragu Kelulusan UN Hasil Kejujuran Siswa
1,045 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
690 share this. -
Sebut Ahok Cina, Farhat Abbas Jadi Tersangka
683 share this. -
Tabrak Polisi Saat Konvoi UN, 3 Siswi Diburu Hingga ke Kolong Ranjang
620 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 21:55 WIB
Polisi Bunuh Diri
Setelan Jas, Mobil & Laptop Bripka Jeremy Dibawa ke RS Polri
-
Jumat, 24/05/2013 21:48 WIB
Tetangga Mengenal Bripka Jeremy Manurung Sebagai Orang Baik
-
Jumat, 24/05/2013 21:21 WIB
Sebelum Tender, Dirut BNI Syariah Temui Irjen Djoko Bahas Kredit PT CMMA
-
Jumat, 24/05/2013 21:11 WIB
Delay 7 Jam, Penumpang Air Asia Protes di Bandara Pekanbaru
-
Jumat, 24/05/2013 21:11 WIB
KPK Launching Baju Baru untuk Koruptor
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
-
Jumat, 24/05/2013 20:49 WIB
Keluarga NN datangi Abdul, Ajukan Pernikahan Sebagai Jalan Damai
-
Jumat, 24/05/2013 21:08 WIB
Kenangan Terakhir Istri Bersama Bripka Jeremmy
-
Jumat, 24/05/2013 21:05 WIB
KPK Launching Baju Baru untuk Koruptor
-
Jumat, 24/05/2013 21:48 WIB
Tetangga Mengenal Bripka Jeremy Manurung Sebagai Orang Baik
-
Jumat, 24/05/2013 19:16 WIB
Kronologi Bunuh Diri Anggota Jatanras Polda Metro Jaya di Pulogadung
-
Jumat, 24/05/2013 21:01 WIB
Ketua Majelis Hakim Kasus Bioremediasi Chevron Minta Maaf!
-
Jumat, 24/05/2013 21:55 WIB
Setelan Jas, Mobil & Laptop Bripka Jeremy Dibawa ke RS Polri
-
547 Komentar
-
365 Komentar
-
226 Komentar
-
222 Komentar
-
215 Komentar
-
205 Komentar
-
202 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 17:59 WIB
Busyro: PKS Bukan Partai Malaikat!
-
Jumat, 24/05/2013 17:44 WIB
Mau Malam Minggu, Staf Korlantas Minta 'Tambah Darah' ke Sukotjo
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
