Detik.com News

Kamis, 06/10/2011 00:36 WIB

AS tak bisa tutup kekurangan anggaran NATO

BBCIndonesia.com - detikNews
Leon Panetta

Panetta mengatakan AS juga memangkas anggaran militer dalam 10 tahun ke depan

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta memperingatkan bahwa di masa depan AS tidak bisa menutup pendanaan NATO ketika negara-negara Eropa memangkas anggaran pertahanan.

Hal ini disampaikan Panetta sebelum mengikuti pertemuan tingkat menteri NATO di Brussels, Belgia hari Rabu (05/10).

"Banyak pihak berasumsi bahwa anggaran AS begitu besar sehingga bisa menutup kekurangan anggaran NATO," kata Panetta.

"Padahal kami juga mengurangi anggaran yang jelas akan berdampak pada kemampuan NATO," imbuhnya.

Panetta menegaskan bahwa Washington melakukan pengurangan anggaran pertahanan sebesar US$450 miliar dalam periode sepuluh tahun ke depan.

Anggaran AS

Mantan direktur CIA menyebut pemangkasan ini berat namun masih bisa dilakukan.

Namun jika Kongres AS gagal mengatasi defisit anggaran tahun ini, lanjut Panetta, Departemen Pertahanan mungkin akan menghadapi pemangkasan lebih lanjut.

Para wartawan mengatakan pengurangan ini akan berdampak besar terhadap kekuatan militer AS.

Namun dengan anggaran militer yang mencapai US$700 miliar, anggaran ini jauh lebih besar dari total anggaran pertahanan 27 anggota NATO.

Sejak beberapa waktu lalu AS mendesak negara-negara Eropa untuk bekerja sama menanggung beban NATO.

Dan desakan ini kembali disampaikan Panetta Rabu (05/10) ini.

Ia meminta negara-negara anggota NATO mengkoordinasikan pengurangan anggaran militer.

(bbc/bbc)

  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%