detikcom
Rabu, 05/10/2011 19:33 WIB

PDIP Sumsel Gugat Harian Berita Pagi Palembang Rp 21 M

Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - DPD PDIP Sumatera Selatan menggugat Harian Berita Pagi ke Pengadilan Negeri Palembang. Nilai gugatan mencapai Rp 21 miliar, karena harian tersebut dianggap mencemarkan nama baik Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Berita Pagi meminta PDIP Sumsel memakai hak jawab mereka.

Gugatan ini didaftarkan kuasa hukum DPD PDIP Sumsel, Nazori Do'ak Achmad, ke PN Palembang dengan nomor 138/Pdt.G/2011/PNPLG, Rabu (5/10/2011). Nilai gugatan sebesar Rp 21.000.006.000.

"Gugatan ini kami sampaikan dengan pemberitaan yang dimuat harian Berita Pagi tertanggal 19 September 2011 dengan judul 'Megawati, Amien Rais, dan Marzuki Alie Pilih Dodi Reza-Islan Hanura'," kata Nazori dalam pernyataannya.

Menurut Nazori, judul berita itu tidak tepat, tidak akurat dan bertentangan dengan keadaan sebenarnya. "Sebab berita itu seolah Megawati selaku Ketum PDIP telah mendukung pasangan Dodi Reza-Islan Hanura dalam Pemilukada Muba. Padahal Megawati maupun PDIP mendukung pasangan Pahri-Beni," katanya.

Gugatan Rp 21.000.006.000 itu menurut Nazori adalah kerugian material sebesar Rp 1.000.006.000 dan Rp 20.000.000.000 untuk kerugian inmaterial. Dijelaskan Nazori, pasangan Pahri Azhari-Beni Hernedi yang saat ini ditetapkan sebagai pemenang Pemilukada Muba yang digelar 27 September 2011 lalu, diusung PDI Perjuangan, PAN, Partai Demokrat, PKS, dan sejumlah partai politik lainnya.

Lantas apa tanggapan Harian Berita Pagi? Pimred Harian Berita Pagi Iman Handiman menanggapi gugatan DPD PDIP Sumsel Perjuangan Sumsel, mengatakan mereka lebih memilih mengikuti mekanisme yang diputuskan Dewan Pers agar PDIP Sumsel memakai hak jawab.

"BP (Berita Pagi) mengikuti apa yang diputuskan Dewan Pers agar pihak yang merasa keberatan dengan pemberitaan itu menggunakan hak jawab. Kami menunggu penggunaan hak jawab dari mereka," kata Iman.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(tw/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%