Rabu, 05/10/2011 15:01 WIB

Penyedotan Pulsa oleh Content Provider, Polisi Surati Operator

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Aparat Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya langsung menindaklanjuti laporan Feri Kuntoro atas penyedotan pulsa yang diduga dilakukan perusahaan content provider (CP). Polisi segera menyurati operator yang bekerjasama dengan CP.

"Langsung kita tindaklanjuti laporannya. Tadi pelapor sudah langsung kita BAP," kata Kepala Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya AKBP Wisnu Hermawan saat dihubungi wartawan, Rabu (5/10/2011).

Saat ditanya kejahatan apa yang dilakukan CP atas laporan Feri, Wisnu belum bisa mengatakannya. Wisnu mengatakan, pihaknya akan menganalisa lebih dulu laporan Feri.

"Kita belum bisa kejahatannya apa, apakah dalam bentuk pencurian atau penipuan. Nanti kita dalami dulu," terang dia.

Pihaknya juga belum bisa memastikan siapa yang bertanggungjawab dalam kasus Feri itu. Untuk itu, pihaknya melayangkan surat kepada operator guna mengetahui bagaimana perjanjian operator dengan CP itu.

"Kita akan hubungi Telkomsel dulu untuk mengetahui CP-nya ini siapa dan bagaimana perjanjian mereka," terang Wisnu.

Wisnu menambahkan, kasus tersebut bukan kejahatan biasa. Sehingga pihaknya memerlukan saksi-saksi ahli untuk menentukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Karena kan ini menyangkut bukan tindak pidana biasa tetapi tindak pidana khusus, makanya kita harus gunakan ahli. Salah satunya dari operatornya," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Feri Kuntoro (36), warga Matraman, Jakarta Timur melapor ke Polda Metro Jaya sidang tadi. Feri melaporkan kecurangan CP yang telah menyedot pulsanya sehingga ia harus membayar tagihan ke pihak operator sekitar Rp 450 ribu sejak Maret-September 2011.

Feri mengatakan, tagihan perbulan dari kartu pascabayar Halo-nya mencapai rata-rata Rp 180-200 ribu setelah mengikuti iklan undian CP yang ditayangkan di salah satu televisi swasta pada Maret 2011 lalu. Permasalahannya, ketika Feri ingin berhenti berlangganan, ia tidak dapat melakukan unreg, sehingga tagihannya setiap bulan terus mengalir untuk membayar SMS content tersebut.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%