detikcom
Rabu, 05/10/2011 09:34 WIB

Sisa 1 Tahun Kinerja Foke-Prijanto Harus Fokus Benahi Busway

Lia Harahap - detikNews
Jakarta - Oktober ini, Jakarta sudah 4 tahun di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo dan Prijanto. Di sisa satu tahun kepempimpinan mereka, keduanya diharapkan fokus membenahi bus rapit transit (BRT) TransJakarta.

Sepanjang kinerja keduanya, pelayanan yang diberikan semua koridor busway dinilai tidak ada perubahan yang signifikasi. Pelayanan justru dinilai semakin menurun dari tahun ke tahun.

"Dalam hal transportasi saya kira yang paling efektif dibenahi saat ini adalah optimalisasi busway. Ini catatan penting bagi keduanya, karena sampai saat ini belum ada penambahan kapasitas penumpang yang mereka lakukan padahal kebutuhan semakin meningkat," tutur Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit, kepada detikcom, Rabu (5/10/2011).

Selain melakukan pembenahan busway, keduanya diharapkan melakukan kerja sama yang baik dengan daerah mitra yang ada di sekitar Jakarta. Karena, sekitar 6-8 juta perjalanan itu berasal dari Bodetabek ke Jakarta.

"Sehingga mustahil menghilangkan kemacetan di Jakarta jika tidak ada kerja sama dengan daerah mitra. Saya yakin, kalau kerja sama dengan mitra berhasil tentu kemacetan di Jakarta bisa sedikit teratasi," katanya.

Selain itu keduanya juga diharapkan melakukan restrukturisasi angkutan umum. Pemprov harus menambah kapasitas angkutan umum, karena pelaku perjalanan terus bertambah setiap tahunnya.

"Data saat ini pengguna angkutan umum di Jakarta hanya 14 persen, padahal tahun lalu masih 40 persen. Oleh karena itu sudah saatnya pemerintah menetapkan sasaran berapa sebaiknya porsi angkutan umum yang dibutuhkan untuk melayani mobilitas masyarakat Jakarta. Pemerintah harus bisa penuhi permintaan masyarakat dalam hal ketersediaan angkutan umum," jelas Danang.

Meskipun tinggal satu tahun lagi, Danang berharap keduanya bisa terus bekerja dengan baik. Terutama yang sudah terkonsep dalam 17 langkah strategis menangani masalah kemacetan di ibukota yang disepakti bersama Wakil Presiden Boediono.

(lia/anw)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close