Detik.com News
Detik.com

Rabu, 05/10/2011 06:45 WIB

Hut ke-66, TNI Harus Semakin Dekat dengan Masyarakat

Lia Harahap - detikNews
Hut ke-66, TNI Harus Semakin Dekat dengan Masyarakat ilustrasi
Jakarta - Hari ini Tentara Nasional Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-66. Di usia yang matang tersebut, TNI diminta semakin dekat dengan masyarakat khususnya yang saat ini berada di wilayah perbatasan.

"Tentu yang kita harapkan, TNI ke depan semakin meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat khususnya yang berjaga di wilayah perbatasan. Selain itu menjalin komunikasi yang baik pula dengan masyarakat. Agar TNI semakin dicintai masyarakat," tutur pengamat intelejen Wawan Purwanto, kepada detikcom, Rabu (5/10/2011).

Selain itu, TNI juga diharapkan memperkuat radarnya untuk mengamankan wilayah perbatasan Indonesia. Tak hanya handal melakukan pengamanan, TNI juga diminta mampu melakukan diplomasi di wilayah perbatasan.

"Tentunya harus didukung pula dengan persedian senjata yang mumpuni untuk mengamankan wilayah Indonesia secara masksimal," katanya.

Lebih jauh Wawan berharap TNI ke depan lebih profesional dan memahami dinamika yang berkembang di era global saat ini. Menurutnya, aksi-aksi yang menggigit dari TNI sangat ditunggu masyarakat.

TNI saat ini, lanjut Wawan, juga sudah hampir terbebas dari cerita pelanggaran HAM. Meskipun belum optimal, Wawan sudah melihat upaya yang sangat positif.

"Pemberian tindakan tegas terhadap yang melakukan pelanggaran seperti itu tentunya cukup positif. Kita tentu berharap TNI berubah dan memahami kondisi perubahan zaman saat itu. TNI harus semakin dewasa dan menyikapi segala persoalan dengan mengedepankan sisi humanis dan budaya," tambah Wawan.

Terkait keterbatasa alutsista, Wawan mengakui itu masih menjadi kendala bagi kemajuan TNI. Namun dia berharap TNI tidak berkecil hati.

"Dengan keterbatasan itu kita harap tidak berkecil hati. TNI harus tetap menjaga skill, spirit, stamina agar kita tetap menjadi negara yang disegani dan diperhitungkan," tandas Wawan.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lia/anw)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%