detikcom
Senin, 03/10/2011 12:53 WIB

Pria Tegap Pengawal Olly Dondokambey Mengaku Keluarga

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pagi ini Wakil Ketua Badan Anggaran Olly Dondokambey mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dikawal oleh puluhan pria berbadan tegap. Belakangan mereka mengaku memiliki hubungan keluarga dengan Olly.

"Kami dari keluarga Pak Olly," ujar Rico, pria yang 'mengamankan' Olly ketika masuk di gedung KPK tadi pagi, Senin (3/10/2011).

Selain mengaku sebagai keluaarga, Rico mengaku sangat mengenali pribadi Olly. Meski begitu dia tidak memiliki nama belakang yang sama dengan Olly.

"Enggak. Saya kan dari pihak keluarga ibu. Tapi saya sangat kenal, namanya juga keluarga," kelit Rico sekenanya.

Lalu apa tujuan Rico dkk ke gedung KPK hari ini?

"Kita mau lihat saja. Kan ada keluarga lagi di sini, ya mengawal. Namanya juga keluarga," papar pria tegap berambut gondrong ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 20 orang berbadan tegap hadir di gedung KPK sejak sekitar pukul 08.00 WIB, hari ini. Belum diketahui apa kepentingan mereka di sana, namun mereka hanya berbincang satu sama lain.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fjp/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%