detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 02/10/2011 17:18 WIB

PKS Bantah Incar Kursi Kemenhub

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Kemenhub disebut sebagai kementerian yang bakal kena reshuffle menyusul buruknya performa dan banyaknya insiden. Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaq tegas membantah partainya mengincar kursi Kemenhub.

"Kita tidak mengincar apa-apa, apapun yang dilakukan SBY, yang penting perbaikan kinerja," ujar Luthfie.

Pernyataan tersebut disampaikannya kepada detikcom usai mengikuti PKS Family Gathering, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Jawa Barat, Minggu (2/10).

Sebelumnya, PKS gencar mendorong Menhub Freddy Numberi direshuffle. PKS memandang kinerja Freddy Numberi tidak optimal. Utamanya menyangkut keselamatan trasportasi darat, laut, dan udara. Dasar penilaiannya adalah kecelakaan trasportasi yang terus terjadi.

Sementara itu Freddy juga dipandang gagal melakukan reformasi birokrasi di Kemenhub. "Kalau Pak SBY benar mau mereshuffle, kami minta Menhub menjadi prioritas untuk diganti orang yang lebih serius menjamin keselamatan transportasi dan melakukan reformasi birokrasi," tutur Sekretaris FPKS DPR, Abdul Hakim, kepada detikcom, kemarin.

Menurut Luthfie, SBY saat ini tengah merampungkan rencana perombakan kabinet di beberapa pos kementerian. "Tinggal finishing touch-nya saja, mengenai siapa yang direshuffle itu hak preogratif Presiden," ujarnya.

Di tempat sama, Ketua FPKS DPR Mustafa Kamal mengatakan apa yang terlontar dari mulut Abdul Hakim mengenai usulan mengganti Menteri Perhubungan Fredy Numberi karena Abdul Hakim merupakan anggota Komisi V yang berurusan dengan transportasi.

"Dia anggota yang senior, menguasi dan menbentuk perundangannya, wajar bila prihatin dengan musibah belakangan ini. Itu sebagai bentuk keprihatinan yang akut," jelasnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ahy/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close