detikcom

Minggu, 02/10/2011 17:18 WIB

PKS Bantah Incar Kursi Kemenhub

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Kemenhub disebut sebagai kementerian yang bakal kena reshuffle menyusul buruknya performa dan banyaknya insiden. Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaq tegas membantah partainya mengincar kursi Kemenhub.

"Kita tidak mengincar apa-apa, apapun yang dilakukan SBY, yang penting perbaikan kinerja," ujar Luthfie.

Pernyataan tersebut disampaikannya kepada detikcom usai mengikuti PKS Family Gathering, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Jawa Barat, Minggu (2/10).

Sebelumnya, PKS gencar mendorong Menhub Freddy Numberi direshuffle. PKS memandang kinerja Freddy Numberi tidak optimal. Utamanya menyangkut keselamatan trasportasi darat, laut, dan udara. Dasar penilaiannya adalah kecelakaan trasportasi yang terus terjadi.

Sementara itu Freddy juga dipandang gagal melakukan reformasi birokrasi di Kemenhub. "Kalau Pak SBY benar mau mereshuffle, kami minta Menhub menjadi prioritas untuk diganti orang yang lebih serius menjamin keselamatan transportasi dan melakukan reformasi birokrasi," tutur Sekretaris FPKS DPR, Abdul Hakim, kepada detikcom, kemarin.

Menurut Luthfie, SBY saat ini tengah merampungkan rencana perombakan kabinet di beberapa pos kementerian. "Tinggal finishing touch-nya saja, mengenai siapa yang direshuffle itu hak preogratif Presiden," ujarnya.

Di tempat sama, Ketua FPKS DPR Mustafa Kamal mengatakan apa yang terlontar dari mulut Abdul Hakim mengenai usulan mengganti Menteri Perhubungan Fredy Numberi karena Abdul Hakim merupakan anggota Komisi V yang berurusan dengan transportasi.

"Dia anggota yang senior, menguasi dan menbentuk perundangannya, wajar bila prihatin dengan musibah belakangan ini. Itu sebagai bentuk keprihatinan yang akut," jelasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%