Minggu, 02/10/2011 00:00 WIB

Menhub: Pesawat Cassa Diduga Jatuh Akibat Cuaca Buruk

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan, dugaan sementara penyebab kecelakaan Cassa 212-200 adalah akibat cuaca buruk. Meski begitu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan menyelidiki guna mendapatkan secara pasti penyebab pesawat jatuh.

Dugaan cuaca buruk ini disebutkan Freddy saat mengunjungi Posko Basarnas di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Medan, Sabtu (1/10/2011).

Menurut Freddy, kondisi cuaca dalam beberapa pekan terakhir sulit diprediksi. Kadang cerah dan secara tiba-tiba berubah berawan tebal yang bisa mengakibatkan turbulansi jika dilintasi pesawat.

“Tidak tertutup kemungkinan pesawat kehilangan kendali akibat cuaca buruk. Kecepatan angin bisa mencapai 20 sampai 30 knot,” kata Freddy.

Freddy juga menyatakan, idealnya pesawat yang akan melakukan penerbangan, berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat. Jika kondisi cuaca buruk di lintasan, sebaiknya penerbangan ditunda beberapa waktu.

Pada bagian lain, Freddy juga menyatakan, pihaknya juga akan mengevaluasi PT. Nusantara Buana Air (NBA) yang mengoperasikan pesawat Cassa 212-200 itu. Demikian juga rute penerbangan dari Medan ke Kutacane, Aceh Tenggara yang dinilai rawan kecelakaan. Tidak soal jalur makin jauh, namun lebih aman.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%