detikcom
Kamis, 29/09/2011 15:50 WIB

Pesawat Cassa 212 Jatuh di Bahorok Disewa Dari BPPT foto

Suci Dian Firani - detikNews
Jakarta - Pesawat Cassa 212 yang jatuh di lereng Pegunungan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) ternyata milik Badan Pengkajian dan Penarapan Teknologi (BPPT). Pesawat itu hanya disewa oleh Nusantara Buana Air (NBA) sejak tahun 2008.

"Yang memiliki adalah BPPT, kita sewa sejak 2008," kata Safety Manager Nusantara Buana Air Robur KD Rizallianto di kantornya, Jalan Dr Saharjo No 123, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2011).

Robur mengatakan, perusahaannya menyewa lima pesawat dari BPPT. Namun Robur mengaku tidak tahu berapa harga sewa pesawat-pesawat itu. Robur juga tidak menyebutkan apakah kelima pesawat itu berjenis sama atau tidak.

"Ada 5 pesawat dari BPPT sewa itu per term tapi saya kurang tahu per term itu berapa apakah satu tahun atau dua tahun. Harga sewa juga saya tidak tahu berapa," katanya.

Robur menyebutkan, pesawat yang jatuh tersebut buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung, Jawa Barat. Namun Robur membantah kondisi pesawat tidak layak terbang karena sudah tua.

"Buatan PTDI di Bandung buatan tahun 1989. Layak atau tidaknya bukan karena tua atau muda tapi dirawat atau tidak, jadi kalau di struktur pesawat kita temukan karatan atau korosi akan kita perbaiki," katanya.

Pesawat itu dilaporkan hilang kontak pada pukul 07.41 WIB. Pesawat yang membawa 14 penumpang dan 4 awak itu ditemukan di Pegunungan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Pantauan pesawat Susi Air yang melintas di lokasi, pesawat dalam kondisi utuh dan tidak ada bekas terbakar.

Hingga kini belum diketahui nasib para penumpang. Tim evakuasi belum bisa menuju ke lokasi karena masih tertutup kabut yang cukup tebal.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ken/fay)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%